Berita, Viral Sosmed

Aparatur Nir-Empati Joget saat Rakyat Dihadang Aparat, Publik Desak Oknum Pemprov Kaltim Dipecat

Repelita.id

05 November 2026 14:17 WIB

Aparatur Nir-Empati Joget saat Rakyat Dihadang Aparat, Publik Desak Oknum Pemprov Kaltim Dipecat
Foto: Istimewa


Repelita Jakarta - Kemarahan publik meledak di jagat maya menyusul viralnya sebuah rekaman video yang memperlihatkan tindakan nir-empati oknum aparatur sipil negara di tengah momentum unjuk rasa pada hari Kamis, 5 November 2026.

ADVERTISEMENT

Oknum pegawai di lingkungan pemerintah daerah tersebut kedapatan melakukan aksi menari dari balik jendela gedung di saat ribuan massa demonstran tertahan oleh barikade ketat aparat keamanan.

Informasi mengenai tindakan tidak terpuji aparatur pemerintah daerah tersebut sebelumnya diunggah oleh akun @sorazen7 melalui lembaran tulisan terbarunya sekitar 8 jam yang lalu.

"UDAH GILA! SAAT RAKYAT MENYUARAKAN ASPIRASI DAN DIHALANG HALANGI OLEH APARAT DENGAN TAMENG DAN WATER CANNON," tulis akun @sorazen7 meluapkan kekecewaannya.

Dirinya mengecam keras perilaku oknum tersebut karena dinilai sengaja meledek perjuangan para mahasiswa serta elemen masyarakat Kalimantan Timur yang tengah menyampaikan aspirasi secara terbuka.

"DI DALAM KANTOR GUBERNUR KEDAPATAN PEGAWAINYA MALAH JOGET SEOLAH MELEDEK RAKYAT KALTIM YANG TIDAK BISA MENEMBUS BARIKADE APARAT KEPARAT," tambahnya dengan nada geram.

Pihaknya menuntut sanksi tegas berupa pemecatan tidak dengan hormat serta pengungkapan identitas pelaku agar memberikan efek jera terhadap seluruh abdi negara yang abai terhadap etika publik.

"MANUSIA INI WAJIB DITANGKAP, DIPECAT, DAN DIBERIKAN SANKSI SOSIAL! JANGAN SAMPAI LOLOS!," tegas akun @sorazen7 mengakhiri tuntutan tertulisnya di platform media sosial tersebut.

Sontak unggahan kritis itu langsung dibanjiri komentar pedas dari warganet, salah satunya yang memprediksi kondisi psikologis pelaku yang kini tengah didera ketakutan akibat ancaman sanksi sosial.

"Setelah viral, pasti dia sedang deg deg an dirumahnya 👊🤣," tulis akun timpakul_air menyindir konsekuensi dari perbuatan tidak beretika tersebut dalam kolom komentar sekitar 7 hari lalu.

Tanggapan lain muncul dari pengguna internet yang mempertanyakan prioritas penggunaan fasilitas penunjang keamanan seperti mobil pemadam air yang dinilai lebih sering dipakai menghalau massa ketimbang memadamkan karhutla.

"Where were these water cannons when the fire should have been put out?🤷😒," tulis akun beatrixbagdi mempertanyakan alokasi operasional alat taktis kepolisian tersebut sekitar 7 jam yang lalu.

Kritik tajam mengenai standar operasional prosedur penanganan aksi penyampaian pendapat di muka umum yang dinilai represif dan mengancam kebebasan berpendapat ikut diutarakan oleh netizen.

"Kan, SNI-nya begitu. Dihadang, dibungkam, diancam, diteror, ditangkap, dihilangkan, dilenyapkan," tulis akun s_fit94 mengulas pola pengamanan yang kerap dihadapi kelompok pemprotes sekitar 7 jam lalu.

Tindakan oknum abdi negara tersebut juga dicap secara telak sebagai bentuk provokasi visual yang sengaja didesain untuk memancing emosi massa di luar pagar barikade pertahanan.

"Pegawai pemprovkaltim nir empati‼️🖕🏻," tulis akun zuesth melayangkan kecaman kerasnya di tengah bergulirnya desakan pengusutan internal instansi pemerintahan daerah tersebut sekitar 7 jam lalu.

Rentetan kecaman publik digital ditutup oleh pernyataan netizen yang menilai perilaku tidak profesional tersebut mencerminkan rendahnya integritas moral aparatur akibat orientasi materi semata.

"Pegawai kantor gubernur kalimantan, terhilat asik berjoged saat demo mahasiswa Pegawai pegawai tolol memang, cuma tau duit dan selangkangan Bagusnya kalian dibakarrrr dineraka jahanam," tulis akun aaiskndr sekira 17 menit lalu.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok







View on Threads

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung