Berita, Nasional

Andi Sinulingga Sindir Proyek Whoosh: Utang 80 Tahun, Indonesia Diibaratkan Orang Miskin Memaksa Punya Ferrari

Repelita.id

10 September 2026 17:21 WIB

Andi Sinulingga Sindir Proyek Whoosh: Utang 80 Tahun, Indonesia Diibaratkan Orang Miskin Memaksa Punya Ferrari
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Andi Sinulingga kembali menyoroti proyek kereta cepat setelah menanggapi informasi mengenai restrukturisasi utang Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh.

Melalui unggahan di akun X @AndiSinulingga pada 9 September 2026 pukul 13.15 WIB, Andi membandingkan kondisi Indonesia dengan sejumlah negara Skandinavia dalam konteks pembangunan kereta api cepat.

ADVERTISEMENT

“Negara² Skandinavia yg kaya raya aja tak punya kereta api cepat, karena itu bayangkan betapa kaya dan majunya negara kita ini, atau cuma kisah orang miskin yg ngotot maksa ingin punya Ferrari?”

Dalam unggahan tersebut, Andi turut menyertakan kutipan mengenai persoalan utang proyek Whoosh yang disebut telah mendapatkan restrukturisasi dengan jangka waktu pembayaran sangat panjang.

Kutipan yang disertakan menyebut utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung direstrukturisasi dengan tenor pelunasan hingga 80 tahun, sementara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan tanggapan mengenai panjangnya masa pelunasan tersebut.

“Utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) direstrukturisasi dengan tenor pelunasan hingga 80 tahun. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pun menanggapi panjangnya tenor tersebut dengan pernyataan bernada santai, “kita sudah mati, santai saja.””

Komentar Andi tersebut menunjukkan kritik terhadap pilihan pembangunan kereta cepat yang dikaitkan dengan kemampuan ekonomi dan konsekuensi pembiayaan proyek.

Ia menggunakan perbandingan dengan negara-negara Skandinavia untuk mempertanyakan apakah kepemilikan infrastruktur kereta cepat otomatis mencerminkan tingkat kemajuan suatu negara.

Di sisi lain, informasi mengenai restrukturisasi utang hingga 80 tahun menjadi bagian penting dari konteks yang diangkat Andi dalam unggahannya.

Pernyataan tersebut kemudian mengarahkan perhatian pada perdebatan mengenai manfaat proyek Whoosh, besarnya pembiayaan, serta konsekuensi jangka panjang kewajiban yang harus ditanggung.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung