Berita, Nasional

Andi Gani Bantah Isu Pecah Gerakan Buruh Pasca Jumhur Dan Said Iqbal Masuk Kabinet Merah Putih

Repelita.id

07 June 2026 20:03 WIB

Andi Gani Bantah Isu Pecah Gerakan Buruh Pasca Jumhur Dan Said Iqbal Masuk Kabinet Merah Putih
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Pimpinan tertinggi Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nena Wea menyanggah keras rumor yang menyebutkan adanya keretakan di tubuh organisasi pekerja nasional.

Isu miring tersebut sempat berembus kencang pasca bergabungnya dua tokoh buruh kawakan yakni Jumhur Hidayat serta Said Iqbal ke dalam barisan Kabinet Merah Putih.

ADVERTISEMENT

Andi menyatakan bahwa seluruh komponen buruh memberikan restu penuh atas keterlibatan kedua figur tersebut dalam sistem pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Jadi tidak ada (pecah gerakan buruh). Kalau ada yang mencoba memecah gerakan buruh, saya katakan tidak benar,” tegas Andi saat ditemui di sela-sela Kongres III KPBI di Jakarta Pusat, Minggu (7/6/2026).

Dirinya memastikan kabar kerenggangan itu merupakan berita bohong belaka lantaran sokongan moril terus mengalir bagi Said Iqbal yang segera mengemban amanah baru di lingkaran istana.

Mantan presiden buruh tersebut diplot untuk menduduki posisi strategis sebagai Penasihat Presiden yang khusus membidangi sektor ketenagakerjaan nasional.

“Saya sendiri menyampaikan dukungan Said Iqbal menjadi Penasihat Presiden dan saya yakin beliau istiqomah dan akan tetap setiap terhadap perjuangan buruh,” ucap Andi.

Di sisi lain, Andi turut membeberkan fakta bahwa dirinya juga sempat mendapatkan sodoran posisi resmi untuk masuk ke dalam lingkaran kekuasaan negara.

Kendati demikian, tawaran menggiurkan tersebut ditolaknya secara halus demi menjaga independensi perjuangan kaum pekerja dari luar struktur birokrasi pemerintahan.

“Saya sendiri diminta masuk dalam pemerintahan, yaitu di Dewan Buruh, tapi saya memilih untuk tetap menjadi Presiden Buruh,” ujar Andi. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok



TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung