Berita, Nasional

Amien Rais ke Prabowo: Jika Ingin Ambruk Bersama Gibran, Teruskan Kezaliman Anda

Repelita.id

21 June 2026 20:20 WIB

Amien Rais ke Prabowo: Jika Ingin Ambruk Bersama Gibran, Teruskan Kezaliman Anda
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, melontarkan kecaman tajam kepada Presiden Prabowo Subianto atas penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifauzia Tyassuma.

Ia menilai proses hukum terhadap kedua tokoh tersebut merupakan bentuk ketidakadilan nyata yang terjadi di bawah pemerintahan saat ini terkait polemik ijazah Joko Widodo.

ADVERTISEMENT

Pesan keras tersebut disampaikan secara terbuka bagi kepala negara beserta jajaran penguasa yang berada di lingkungan Istana.

"(Pesan) Ini saya tujukan terutama untuk Saudara Prabowo, Presiden kita, dan juga untuk orang-orang yang selalu berada di lingkaran istana yang mengerumuninya," ujar Amien, Minggu, 21 Juni 2026.

Amien mengecam langkah Polda Metro Jaya yang menetapkan tersangka kepada Roy dan Tifa atas tuduhan menyebarkan disinformasi.

"Bung Prabowo, Polda Metro Jaya menurut hemat saya telah melakukan kezaliman atas Roy Suryo dan Tifauzia," tuturnya.

Ia merasa heran dengan dasar hukum aparat yang menyimpulkan ijazah Jokowi adalah asli sehingga kritik terhadap hal tersebut dianggap sebagai fitnah.

"Tuduhan itu dianggap fitnah karena dalam analisa Polda Metro Jaya, Ijazah Jokowi itu asli. Ini luar biasa," cetusnya.

Tokoh senior ini pun menyoroti nasib Roy dan Tifa yang kini harus mendekam di balik jeruji besi menjelang pelimpahan perkara ke kejaksaan.

"Sekarang kedua tokoh itu berada di ruang tahanan Polda Metro. Untuk kemudian kasus Mas Roy dan Ibu Tifa akan dilimpahkan ke kejaksaan," ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa pembiaran atas tindakan semena-mena ini akan berdampak buruk bagi stabilitas politik Prabowo sendiri.

"Nah, Bung Prabowo, kalau anda biarkan kezaliman hukum ini tumbuh merajalela, tunggu saja perkara politik yang akan anda hadapi," tambahnya.

Amien mendefinisikan rangkaian penangkapan dan penahanan tersebut sebagai wujud puncak dari ketidakadilan yang mencederai perasaan rakyat.

"Jadi penangkapan, penahanan, dan pemenjaraan Roy dan Tifa menurut saya merupakan pinnacle of injustice. Jadi sebuah puncak kezaliman," tegasnya.

Ia tidak segan menyebut gaya kepemimpinan Prabowo sebagai cerminan dari kekuasaan yang zalim serta penuh dengan sikap takabur.

"Di mata saya, dan banyak Rakyat Indonesia, anda telah menjadi presiden yang zalim dan sekaligus takabur," imbuhnya.

Sebagai penutup, ia memberikan ultimatum keras terkait keberlangsungan masa jabatan Prabowo bersama Gibran Rakabuming Raka di masa depan.

"Jadi kalau anda, Bung Prabowo, ingin ambruk bersama Gibran, teruskan kezaliman anda dan ketakaburan anda. May Allah curse you," pungkasnya. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok


TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung