Berita, Nasional

Aliansi Mahasiswa dan Warga Geruduk DPR Tuntut Dialog Terbuka dan Evaluasi Kebijakan

Repelita.id

26 August 2026 23:57 WIB

Aliansi Mahasiswa dan Warga Geruduk DPR Tuntut Dialog Terbuka dan Evaluasi Kebijakan
Foto: Istimewa

Repelita [Jakarta] - Kompleks parlemen di Senayan kembali menjadi sasaran gelombang aksi unjuk rasa besar-besaran dari berbagai elemen masyarakat.

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi gabungan sipil bersiap menyuarakan sederet tuntutan kritis kepada para wakil rakyat.

ADVERTISEMENT

Agenda demonstrasi skala besar tersebut dijadwalkan mulai bergulir pada siang hari dengan membawa panji pergerakan nasional.

Perwakilan penggerak aksi menyatakan bahwa kegiatan turun ke jalan ini merupakan wujud nyata pengawasan publik terhadap kinerja parlemen.

"Aksi pada 27 Agustus 2026 ini bukan sekadar penyampaian pendapat biasa di jalanan, melainkan bentuk pertanggungjawaban dan pengawasan publik terhadap DPR RI," kata Mixel dalam keterangan tertulis, Selasa (25/8/2026).

Massa aksi menuntut agar jajaran pimpinan lembaga legislatif bersedia hadir secara langsung guna menemui para demonstran.

Dialog secara terbuka dan setara dipandang jauh lebih esensial ketimbang sekadar tanggapan simbolis dari pihak parlemen.

Ancaman eskalasi gerakan lanjutan dengan skala yang lebih masif bakal dilayangkan jika ruang komunikasi tersebut tertutup.

"Kami menuntut Ketua dan Wakil Ketua DPR RI hadir langsung menemui massa aksi untuk berdialog secara nyata dan setara, bukan sekadar respons simbolis," ujarnya.

"Jika pimpinan DPR RI tidak bersedia membuka ruang dialog, kami menilai hal tersebut sebagai bentuk pengabaian terhadap aspirasi rakyat dan kami siap mengonsolidasikan gerakan lanjutan yang jauh lebih besar," kata Mixel.

Selain kalangan kampus, rombongan warga asal daerah turut berupaya merapat ke ibu kota guna menyuarakan keresahan serupa.

Namun, rombongan bus pengangkut warga dari kawasan Jawa Tengah dilaporkan sempat mengalami hambatan dalam perjalanan menuju Jakarta.

Kendala penyekatan oleh aparat pengamanan di jalur lintas daerah membuat kendaraan warga tertahan sebelum mencapai lokasi tujuan.

Kendati demikian, sebagian elemen warga luar daerah yang telah tiba di lokasi memastikan diri tetap bergabung dalam barisan unjuk rasa. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung