Berita, Viral Sosmed

Al-Qassam mempublikasikan video salah satu pejuangnya, Suhaib Lubab, remaja 16 tahun yang menargetkan tank Israel

Repelita.id

15 August 2026 14:40 WIB

Al-Qassam mempublikasikan video salah satu pejuangnya, Suhaib Lubab, remaja 16 tahun yang menargetkan tank Israel
Foto: Istimewa

Repelita Jakarta - Sebuah rekaman video yang memuat aksi pejuang muda Palestina Suhaib Lubad saat menyasar armada tempur militer Israel menjadi perbincangan luas di ruang publik.

Anggota perlawanan yang baru berusia 16 tahun tersebut tampak menerjang kendaraan lapis baja menggunakan amunisi pelontar Al-Yassin 105 di tengah situasi pertempuran sengit.

ADVERTISEMENT

Keputusan remaja tersebut untuk mendatangi pos militer terdekat dipicu oleh tragedi yang menimpa seluruh anggota keluarga terdekatnya akibat agresi militer.

Ayah, ibu, serta saudara kandung dan keponakannya gugur setelah serangan udara menghantam kediaman kerabat mereka di wilayah Al-Daraj, Kota Gaza.

Peristiwa pilu yang merenggut nyawa keluarganya tersebut mendorong Suhaib memutuskan bergabung secara sukarela dalam barisan perjuangan hingga akhirnya gugur di medan tempur.

Tayangan dokumentasi aksi kepahlawanan pejuang muda tersebut langsung menuai beragam respons dan komentar dari para pengguna media sosial X.

Akun @mohDSyed (15/8/2026) menyampaikan pandangannya terhadap keberanian pejuang muda tersebut melalui unggahan di media sosial.

"This is courage. Ask a 16 year old gay Israeli boy and see his response"

Sementara itu akun @jmansha00 (15/8/2026) menyampaikan rasa syukurnya atas kegigihan remaja tersebut dalam menghadapi pasukan lawan.

"Alhamdulillah, seorang anak yang berani bertekad untuk melawan para manusia buas yang sangat jahat yang membunuh orang tuanya"

Pengguna media sosial lain lewat akun @AhmedSocials (14/8/2026) mengkritik respons dari pihak lawan yang menyudutkan aksi tersebut.

"Warga Israel menyerang postingan ini dengan "Bukti bahwa Hamas menggunakan anak-anak sebagai tameng manusia dan teroris""

Adapun akun @SemiticZionist (15/8/2026) menegaskan simpati serta kesamaan sikap yang akan diambil jika berada dalam posisi serupa.

"I would too if I was in his place. Im sure every Man would. And every Teen would who can hold the arms steady. May he avenge the death of his family and exact the revenge tenfold."

Pandangan berbeda dilontarkan oleh akun @AliSaadzo (15/8/2026) yang menilai pertempuran tersebut berdampak buruk bagi keselamatan warga.

"Orang-orang besar telah binasa, dan orang-orang kecil akan binasa pula oleh perang sia-sia yang merugikan dan tidak memberi manfaat bagi siapa pun."

Dukungan moral juga datang dari akun @DillonLaid (15/8/2026) yang mendoakan keselamatan bagi pejuang muda Palestina tersebut.

"Bagus untuk dia, aku berdoa dia tumbuh dewasa untuk memiliki umur panjang!! Oh dan buang lebih banyak sampah tikus zi0"

Sedangkan akun @GudbuyTJayne (14/8/2026) menyoroti tragedi kemanusiaan yang memicu keterlibatan pemuda dalam pusaran konflik.

"This is tragic. I wonder how many young boys will be willing to be recruited to join the fight against a foreign terrorist state army. #OrphansOfGaza"

Kekhawatiran mengenai keselamatan sang pejuang muda juga diungkapkan oleh akun @Suzy13806387 (14/8/2026) dalam tanggapannya.

"He's still alive until now? Allah protect him"

Pengguna lain melalui akun @Z3MA8 (15/8/2026) turut menyatakan perlawanan terhadap penindasan merupakan tindakan yang pasti akan diambil siapapun.

"Saya juga bakal ngelakuin hal yang sama. Bahkan nggak perlu dimotivasi oleh pembantaian keluarga buat secara sukarela melawan kejahatan ini. Semoga Allah menganugerahi dia pembalasan atas pembunuhan orang-orang yang dicintainya."

Analisis mengenai dampak skenario perang jangka panjang disampaikan oleh akun @net_mulisa (15/8/2026) di media sosial.

"This was Israel’s plan Making the next generation join those groups TK fight endless war. This was Netanyahu’s plan and they are playing right into it"

Tanggapan bernada kecaman terhadap pihak pengusung peperangan disuarakan oleh akun parodi @BritMuzNet (15/8/2026) dalam postingannya.

"Blood thirsty white American Evangelicals will want to murder this little kid"

Sementara itu akun @ewricsen007 (15/8/2026) menilai kerusakan lingkungan sekitar sudah cukup menjadi alasan kuat untuk melakukan perlawanan.

"Look at the whole environment and it's neighbourhood on the video.That is enough reason to confront the the choosen rat. Don't forget the western imperialists wants this resistance group to disarm. I would gladly do the same under such circumstances."

Komentar penutup dilontarkan oleh akun @Tolbat3 (15/8/2026) yang menegaskan bahwa tindakan agresi hanya akan memicu aksi balasan dendam tak berkesudahan dari para yatim piatu.

"Israel can never know peace .there are millions of shuaib out there that were orphaned by Israeli soldiers .They will forever take revenge for the killings of their lives ones" (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

TAGS: #

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Berita Lainnya

Advertisement

Terpopuler

Statistik Pengunjung