Repelita Jakarta - Sebanyak 114 dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Cilacap disebut masih belum beroperasi meski pembangunannya telah selesai.
Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan akun Threads @cilacapmedia_tv sekitar tiga jam sebelum naskah ini disusun.
ADVERTISEMENT
Menurut unggahan tersebut, kondisi itu berkaitan dengan kebijakan moratorium terhadap operasional dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Dari total dapur yang telah dibangun, sebanyak 114 SPPG disebut masih belum dapat menjalankan kegiatan pelayanan kepada penerima manfaat.
Sementara itu, jumlah SPPG yang disebut telah beroperasi di Kabupaten Cilacap saat ini mencapai 199 unit.
Unggahan tersebut menyebut moratorium diberlakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) setelah muncul dugaan jual beli titik dapur MBG fiktif.
Kebijakan tersebut kemudian berdampak terhadap sejumlah dapur yang telah selesai dibangun tetapi belum memperoleh kesempatan untuk beroperasi.
Informasi mengenai 114 SPPG yang masih menganggur tersebut kemudian mendapat tanggapan dari sejumlah pengguna Threads.
Akun @putra_kucing_h1t4m menyoroti persoalan tersebut dengan menulis, "Modelan begini jadi koordinator 😠Dulu gimana recruitmentnya?"
Sementara itu, akun @budi_yoeswinanto memberikan tanggapan berbeda dengan menulis, "Dikontrakin aja jd mess ato kamar kost boss"
Rangkaian unggahan dan komentar tersebut memperlihatkan perhatian pengguna media sosial terhadap keberadaan dapur MBG yang telah dibangun namun belum beroperasi.
Adapun informasi mengenai jumlah SPPG, status operasional, serta kebijakan moratorium dalam unggahan tersebut merupakan informasi yang disampaikan oleh akun media sosial terkait dan perlu dikonfirmasi melalui keterangan resmi pihak berwenang.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok
View on Threads