Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

[VIRAL] Isyana Sarasvati Respons Tuduhan Sekte Satanik dengan Lirik Penuh Makna di Tengah Kontroversi Video Musik Abadhi

 Isyana Sarasvati menjadi sorotan lantaran dirinya disebut menganut sekte satanik. (Tribunnews.com/Bayu Indra Permana)

Repelita Jakarta - Nama penyanyi Isyana Sarasvati kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen setelah muncul tuduhan bahwa dirinya menganut aliran sekte satanik.

Tudingan tersebut banyak dikaitkan dengan elemen visual serta konsep artistik yang sering muncul dalam karya musik dan video klipnya belakangan ini.

Alih-alih memberikan penjelasan panjang lebar Isyana Sarasvati memilih merespons dengan mengunggah sepenggal lirik penuh makna di media sosialnya pada Kamis 5 Maret 2026.

Sometimes pure light, sometimes cruel tides, I am passing through tulisnya dalam unggahan tersebut yang langsung memicu berbagai interpretasi dari publik.

Sebagai musisi yang dikenal dengan pendekatan eksperimental Isyana memang kerap menghadirkan nuansa artistik yang tidak konvensional dalam setiap proyeknya.

Suami Isyana Sarasvati yaitu Rayhan Maditra Indrayanto turut angkat bicara melalui akun Threads miliknya terkait polemik yang sedang berlangsung.

Ujian besar bagi seorang musisi ketika karya yang lahir dari kejujuran justru dimaknai dengan cara yang jauh berbeda tulis Rayhan Maditra.

Sering kali asumsi datang lebih cepat daripada keinginan untuk memahami lanjutnya dalam unggahan yang sama.

Ia juga menyampaikan harapan agar semua pihak dijauhkan dari berbagai bentuk fitnah terutama di tengah bulan suci Ramadan yang sedang berlangsung.

Kontroversi ini bermula dari munculnya simbol mata satu dalam video musik lagu Abadhi yang menjadi bagian dari album kelima Isyana berjudul Eklektiko.

Sebagian pengguna media sosial langsung mengaitkan visual tersebut dengan simbol yang sering diasosiasikan dengan satanisme.

Kasus serupa pernah dialami vokalis band Feast Baskara Putra atau Hindia yang dituding menyebarkan ajaran satanis dan Illuminati setelah sebuah video konsernya menjadi viral.

Dalam konser tersebut Baskara meminta penonton menutup mata dengan kain kemudian membukanya di tengah lagu Matahari Tenggelam dan disuguhi patung yang dianggap sebagai simbol Baphomet.

Layar LED panggung juga menampilkan tanda segitiga mata satu yang semakin memicu tuduhan dari warganet.

Baskara Putra kemudian memberikan klarifikasi melalui akun Instagram @wordfangs bahwa patung tersebut terinspirasi dari tema mitologi kuno Yunani berjudul Blue Valley.

Pada Selasa 14 November ia menulis di akun Twitternya @wordfangs Puji Tuhan dianggap illuminati Apakah ini tandanya aku sudah dianggap sukses yang mendapat respons positif dari ribuan pengguna.

Berbagai musisi internasional juga pernah menghadapi tudingan serupa seperti Marilyn Manson yang mengklaim gelar kehormatan menteri dari Gereja Setan meski kemudian dibantah pihak gereja tersebut.

Lady Gaga sempat dilarang menggelar konser di Indonesia oleh Front Pembela Islam karena desas-desus ritual mandi darah yang dikaitkan dengan satanisme pada 2012.

Jay-Z dan Beyonce dituding menjadi pengikut Gereja Setan berdasarkan klaim mantan teman dekat mereka Larry Johnson melalui pernyataan di YouTube pada 20 November 2022.

Iron Maiden menuai kontroversi karena artwork album The Number of the Beast pada 1982 yang dianggap memuja iblis meski dibantah oleh drummer Nicko McBrain.

Madonna dikritik Gereja Katolik atas video klip Like A Prayer pada 1989 yang menampilkan salib terbakar dan adegan kontroversial lainnya.

Black Sabbath juga kerap dituduh sebagai pemuja setan karena pengaruh puisi Edgar Allan Poe meski Ozzy Osbourne menegaskan bahwa imej gelap mereka hanyalah guyonan.

Satanisme secara umum merujuk pada keyakinan atau ideologi yang berbasis pada figur Setan dan dibagi menjadi aliran teistik yang memuja Setan sebagai dewa serta atheistik yang menggunakan Setan sebagai simbol pemberontakan tanpa mempercayai keberadaannya secara harfiah.

Gereja Setan ateis didirikan di Amerika Serikat pada 1966 dan sering menjadi rujukan dalam ekspresi artistik para musisi.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved