Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Trump: AS Akan Balas Dendam Keras atas Kematian 3 Prajurit, Konflik dengan Iran Tak Akan Singkat

Repelita Jakarta - Ketegangan di Timur Tengah semakin memuncak setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan kesiapan penuh Washington untuk membalas kematian tiga prajurit AS dalam operasi militer terbaru.

Pernyataan tersebut disampaikan Trump melalui video di platform Truth Social dengan nada tegas dan penuh tekad untuk tidak membiarkan serangan tersebut tanpa respons.

Amerika akan membalas kematian mereka kami akan memberikan pukulan paling menyakitkan kepada para teroris yang telah menabuh genderang perang ini ujar Trump dalam kutipan yang dirilis Senin dua Maret dua ribu dua puluh enam.

Trump juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga para prajurit yang disebutnya sebagai patriot sejati bangsa Amerika Serikat.

Pernyataan ini menjadi respons pertama pasca operasi militer gabungan AS-Israel yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei beserta sejumlah pejabat tinggi Teheran pada Sabtu dua puluh delapan Februari dua ribu dua puluh enam.

Trump secara terbuka menyebut Khamenei sebagai sosok jahat yang bertanggung jawab atas penderitaan dan kematian ribuan warga sipil di berbagai negara.

Ia memperingatkan bahwa konflik ini tidak akan berakhir dalam waktu singkat dan korban jiwa kemungkinan masih akan bertambah seiring eskalasi yang terus meluas.

Tekad kami begitu juga dengan Israel tidak pernah goyah dalam menghadapi ancaman ini tambah Trump dalam pernyataannya.

Militer Amerika Serikat mengklaim telah menghancurkan ratusan target strategis di wilayah Iran termasuk fasilitas Garda Revolusi sistem pertahanan udara serta aset maritim.

Kami menenggelamkan sembilan kapal Iran hanya dalam hitungan menit klaim Trump yang disertai ultimatum kepada pimpinan militer Iran untuk menyerah dengan jaminan keselamatan atau menghadapi kehancuran total.

Kekuatan militer AS di kawasan kini berada pada tingkat maksimal dengan dua kelompok kapal induk USS Abraham Lincoln dan USS Gerald R Ford yang didukung kapal perusak serta penjelajah rudal berpemandu.

Armada tersebut siap melancarkan serangan udara dan rudal berkelanjutan kapan pun diperlukan untuk menekan lawan.

Di pihak Iran Presiden Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa membalas kematian Khamenei merupakan kewajiban suci dan hak sah bangsa mereka.

Pezeshkian bersumpah akan menghancurkan fondasi musuh secara paksa tanpa kompromi.

Teheran telah melancarkan serangan rudal dan drone ke pangkalan AS di Bahrain Uni Emirat Arab serta Irak sebagai bentuk respons awal.

Komando Pusat AS CENTCOM membantah klaim Iran yang menyebut berhasil menghancurkan kapal induk Amerika dalam serangan tersebut.

Eskalasi konflik tidak hanya membara di Timur Tengah tetapi juga memicu gelombang protes antiperang di berbagai kota besar Amerika Serikat.

Protes tersebut memberikan tekanan tambahan bagi pemerintahan Trump di tengah ancaman perang terbuka yang semakin nyata.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved