Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Pantas Dwi Sasetyaningtyas pilih anaknya jadi WNA Inggris, inilah keuntungannya

 DWI SASETYANINGTYAS - Sosok suami Dwi Sasetyaningtyas, Aryo Iwantoro kini kena imbas ulah sang istri pamer paspor WNA anaknya, padahal sudah terima uang beasiswa S2 di Belanda. (TRIBUN JATENG/Threads/@dwisasetyaningtyas)

Repelita Jakarta - Alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan Dwi Sasetyaningtyas menuai kontroversi besar setelah menyatakan lebih memilih anaknya menjadi Warga Negara Asing Inggris ketimbang tetap sebagai Warga Negara Indonesia.

Dalam unggahan di Instagram dan Threads Dwi menulis Cukup aku aja yang WNI anak-anakku jangan kita usahakan paspor buat WNA yang langsung memicu reaksi keras dari masyarakat luas.

Pernyataan tersebut dinilai tidak bijak terutama karena Dwi merupakan penerima beasiswa LPDP yang dibiayai dari dana publik berasal dari pajak rakyat Indonesia untuk menempuh pendidikan magister di Belanda.

Memiliki anak berkewarganegaraan Inggris sementara orang tua tetap WNI dianggap memberikan keunggulan strategis jangka panjang bagi keluarga melalui perpaduan identitas Indonesia dan akses global Britania Raya.

Keuntungan utama meliputi akses pendidikan kelas dunia di universitas top seperti Oxford dan Cambridge dengan status home fee yang jauh lebih murah serta pinjaman pelajar dari pemerintah Inggris dan pendidikan dasar gratis.

Paspor Inggris yang termasuk salah satu paspor terkuat di dunia memberikan kebebasan visa ke lebih dari seratus delapan puluh negara serta hak otomatis tinggal dan bekerja di Inggris tanpa izin kerja rumit.

Layanan kesehatan melalui National Health Service menjadi jaminan bagi warga negara Inggris dengan biaya minimal atau gratis untuk berbagai perawatan medis sehingga memberikan ketenangan bagi orang tua.

Perlindungan diplomatik luas dari perwakilan Inggris di seluruh dunia siap membantu dalam situasi darurat krisis politik atau masalah hukum di luar negeri.

Anak dengan kewarganegaraan Inggris juga menjadi jembatan budaya antara Timur dan Barat dengan kemampuan bahasa Inggris sebagai bahasa ibu yang menjadi aset berharga di pasar kerja global.

Menurut Undang-Undang Nomor dua belas Tahun dua ribu enam Indonesia tidak mengakui kewarganegaraan ganda bagi orang dewasa namun anak yang lahir dengan status ganda boleh memegang dua kewarganegaraan hingga usia delapan belas tahun.

Setelah itu anak memiliki waktu tiga tahun hingga usia dua puluh satu untuk memilih salah satu kewarganegaraan secara final.

Polemik ini juga menyeret suami Dwi yaitu Aryo Iwantoro ke dalam sorotan publik akibat unggahan istrinya yang dianggap merendahkan status WNI meskipun telah menerima dana beasiswa negara.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved