Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Libur Lebaran, BGN Setop Sementara Program Makan Bergizi Gratis dan Hemat Rp5 Triliun

 

Repelita Jakarta - Memasuki fase libur lebaran, program Makan Bergizi Gratis untuk sementara akan dilakukan penyetopan oleh Badan Gizi Nasional.

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana mengatakan program ini untuk sementara distop karena memasuki masa libur lebaran yang akan segera tiba.

Dalam penjelasannya, Dadan menyebut khusus penyaluran MBG ke sekolah sudah selesai dilakukan pada Jumat, 13 Maret kemarin.

Sementara untuk program MBG kepada balita, ibu hamil dan menyusui terakhir dibagikan pada Selasa, 17 Maret atau tepatnya hari ini.

"Untuk yang Idulfitri, perlu saya sampaikan bahwa untuk anak sekolah, penyaluran terakhir tanggal 13 Jumat kemarin," kata Dadan kepada wartawan di Kejaksaan Agung dikutip Selasa, 17 Maret 2026.

Setelah memasuki masa fase libur lebaran, Dadan mengungkap untuk jadwal program MBG akan kembali beroperasi seperti biasa.

Ia menyebut program MBG akan kembali dilanjutkan pada Selasa, 31 Maret mendatang setelah masa libur usai.

"Program makan bergizi akan kembali operasional tanggal 31 Maret," tuturnya menjelaskan jadwal terbaru program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Lebih jauh, ada hal menarik yang justru diungkap oleh Dadan soal penyetopan sementara program langsung dari Presiden Prabowo Subianto ini.

Ia mengatakan pihaknya mampu menghemat anggaran mencapai Rp5 triliun selama masa libur lebaran nanti.

"Tentu saja (penghematan). Itu kurang lebih sekitar Rp5 triliun, ya dihemat dengan seperti itu," imbuhnya menjelaskan efisiensi anggaran yang dilakukan.

Sementara itu, Mahfud MD memberikan sorotan dan kritikan terhadap program MBG yang dinilainya ada beberapa hal janggal dalam pelaksanaannya.

Salah satu alasan ia berani bersuara soal kritikannya ini karena berkaitan dengan keluhan masyarakat soal implementasi program tersebut.

Hal ini disampaikan langsung oleh Mahfud MD melalui unggahan Channel YouTube pribadinya terkait kritik-kritikannya soal pelaksanaan MBG di lapangan.

Menurutnya, kebijakan yang pada dasarnya sangat baik ini menyasar kebutuhan mendasar masyarakat, terutama dalam pemenuhan gizi.

Hanya saja ia memperhatikan beberapa hal dalam pelaksanaannya ada hal janggal dan celah yang layak untuk dipertanyakan publik.

Diantaranya ada persoalan yang belakangan ramai dibicarakan publik, mulai dari kualitas makanan hingga dugaan potensi penyimpangan.

"Program MBG ini program yang sangat bagus. Bagus karena memberi makan kepada masyarakat yang membutuhkan," kata Mahfud dikutip Selasa, 17 Maret 2026.

"Tetapi yang perlu dipertanyakan adalah tata kelolanya," jelasnya mengkritisi implementasi program yang digagas Presiden Prabowo Subianto tersebut.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved