Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Connie Rahakundini: Indonesia Harus Negosiasi Ulang Tarif Resiprokal Trump demi Kepentingan Nasional, Bukan Respons Terburu-buru

 Connie Rahakundini Bakrie (Tangkap layar YouTube Kompas TV)

Repelita Jakarta - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan tetap teguh mempertahankan kebijakan tarif resiprokal walaupun Mahkamah Agung Amerika Serikat sebelumnya telah membatalkan kebijakan tersebut sehingga menimbulkan kekhawatiran di berbagai negara mitra dagang termasuk Indonesia.

Guru Besar Hubungan Internasional dari St Petersburg State University Connie Rahakundini Bakrie menilai pemerintah Indonesia sebaiknya mengambil langkah negosiasi ulang untuk menjaga kepentingan nasional di tengah tekanan kebijakan tersebut.

Menurut Connie keputusan terkait tarif tidak semata-mata soal kemampuan melainkan lebih pada keharusan melindungi kepentingan nasional karena segala komitmen akhirnya harus menguntungkan bangsa sendiri.

Ia menekankan bahwa pemerintah perlu berhati-hati sebelum menyetujui perjanjian ekonomi yang memiliki dampak luas dan jangka panjang terhadap perekonomian domestik.

Dari pengalaman studi di Rusia Connie menyarankan agar setiap perjanjian internasional dikaji secara skeptis terlebih dahulu dengan mempertimbangkan analisis risiko berbagai skenario serta implikasi jangka panjang secara mendalam.

Peran intelijen di bidang ekonomi fiskal perdagangan serta tarif dinilai sangat krusial sebelum presiden mengambil keputusan strategis yang bersifat krusial.

Connie mempertanyakan mengapa tidak ada pandangan skeptis yang mendorong agar keputusan semacam ini tidak diambil secara terburu-buru tanpa kajian matang.

Komitmen ekonomi seharusnya didasarkan pada data yang komprehensif serta doktrin nonmiliter yang telah dipersiapkan dengan baik mengingat dinamika global kini lebih banyak melibatkan perang ekonomi melalui instrumen tarif fiskal dan regulasi perdagangan.

Dalam situasi persaingan global yang semakin rumit negosiasi ulang dipandang sebagai pendekatan realistis guna menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus mengantisipasi risiko-risiko yang mungkin timbul di masa mendatang.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved