Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

[BREAKING NEWS] Iran Tembak Jatuh Pesawat Tempur AS di Langit Kuwait

 

Repelita Kuwait City - Di tengah eskalasi perang antara Iran melawan sekutu Amerika Serikat dan Israel, satu unit pesawat militer Washington dilaporkan jatuh di wilayah udara Kuwait pada Senin, 2 Maret 2026.

Insiden ini menandai babak baru keterlibatan langsung aset-aset militer Amerika Serikat dalam konflik yang kian tak terkendali di kawasan Teluk.

Komando Pusat Amerika Serikat telah mengkonfirmasi jatuhnya pesawat tempur F-15 tersebut pada hari yang sama, meski pihak militer AS masih menutup rapat informasi mengenai penyebab pasti kejadian tersebut.

"Awak pesawat berhasil melontarkan diri dengan selamat," tulis pernyataan resmi Centcom sebagaimana dikutip dari Wall Street Journal mengenai nasib para kru pesawat.

Penyelidikan intensif kini tengah dilakukan di tengah gempuran yang masih berlangsung di kawasan tersebut.

Bukan hanya aset Amerika Serikat yang rontok, media pemerintah Kuwait melaporkan bahwa beberapa pesawat lain juga dilaporkan jatuh di wilayah yang sama dalam waktu yang hampir bersamaan.

Hingga saat ini, otoritas Kuwait masih bungkam mengenai detail penyebab pasti jatuhnya burung-burung besi tersebut di wilayah kedaulatan mereka.

"Penyebab kejadian masih dalam penyelidikan mendalam," lapor media resmi negara tersebut mengenai perkembangan investigasi terbaru.

Namun publik sulit untuk tidak mengaitkan kejadian ini dengan rentetan serangan balasan yang dilancarkan Teheran ke negara-negara Teluk.

Teheran nampaknya tidak main-main dengan ancamannya, sebagai tanggapan atas gempuran udara AS dan Israel sebelumnya, Iran melancarkan serangan balasan yang menyasar sejumlah negara tetangga yang menjadi rumah bagi pangkalan militer Amerika.

Oman, Uni Emirat Arab, Bahrain, Qatar, hingga Kuwait kini berada dalam jangkauan rudal Iran yang terus diluncurkan secara bergelombang.

Kantor berita Fars melaporkan bahwa pemerintah Iran secara resmi mengonfirmasi serangan terhadap target-target strategis di wilayah tersebut pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Korps Garda Revolusi Iran mengklaim bahwa serangan rudal mereka telah menghantam target-target militer AS dan Israel dengan akurasi yang mematikan dan sulit dihindari.

Dalam pernyataan resminya melalui Al Jazeera, IRGC menegaskan bahwa mereka tidak akan menghentikan operasi ini sampai musuh-musuhnya menyerah kalah di medan pertempuran.

“Operasi ini akan terus berlanjut tanpa henti sampai musuh dikalahkan secara telak,” tegas pernyataan IRGC yang dirilis pada hari yang sama.

Lebih mengkhawatirkan lagi, IRGC kini secara terbuka mendeklarasikan bahwa seluruh aset Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah bukan lagi sekedar penonton, melainkan target sah bagi militer Iran.

Dengan jatuhnya pesawat tempur di Kuwait, diplomasi nampaknya kian menjauh, menyisakan deru mesin perang yang kian nyaring di tanah Teluk.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved