Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Amerika Serikat dan Israel Ketar Ketir, Iran Klaim Hancurkan Radar Strategis AS di Qatar: Serangan Balasan Rudal Lumpuhkan Pertahanan Teluk

 Iran klaim radar AS hancur

Repelita Jakarta - Ketegangan di Timur Tengah mencapai puncak baru setelah Amerika Serikat dan Israel dilaporkan melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap berbagai target di Iran termasuk wilayah ibu kota Teheran.

Iran segera merespons dengan gelombang rudal balistik yang diklaim menyasar pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk serta wilayah Israel.

Iran juga menyatakan telah berhasil menghancurkan radar strategis Amerika Serikat di kawasan Teluk yang bernilai miliaran dolar dan berfungsi melacak rudal balistik.

Klaim penghancuran radar tersebut memicu sorotan luas karena sistem pertahanan tersebut menjadi mata dan telinga utama dalam mendeteksi ancaman jarak jauh.

Serangan awal disebut dirancang sebagai jebakan strategis dengan ratusan pesawat Amerika Serikat dan Israel siaga untuk menghancurkan target di Iran.

Iran diklaim telah menunggu serangan tersebut sehingga langit negara itu dipenuhi sistem pertahanan udara serta kemampuan peperangan elektronik yang kuat.

Pesawat Amerika Serikat terpaksa melakukan serangan dari luar wilayah udara Iran karena risiko tinggi dari pertahanan Teheran.

Satu jam setelah berhasil memukul mundur serangan udara Iran langsung melancarkan balasan dengan skala yang belum pernah dialami Amerika Serikat terhadap pangkalan militernya di luar negeri.

Serangan Iran menargetkan pangkalan Amerika Serikat di Yordania Irak Qatar Uni Emirat Arab Bahrain Arab Saudi serta Kuwait sehingga memperluas radius konflik secara signifikan.

Seorang pejabat Amerika Serikat mengakui kepada Wall Street Journal bahwa militer AS terkejut dengan kemampuan Iran yang berhasil menyasar seluruh pangkalan di kawasan tersebut.

Tujuan utama Iran dalam serangan balasan adalah menghancurkan radar Amerika Serikat di Teluk dan wilayah utara Israel yang memang tercapai menurut klaim Teheran.

Radar FP-132 di Qatar yang memiliki jangkauan lima ribu kilometer dan dilengkapi peralatan canggih untuk melacak rudal balistik disebut hancur total.

Radar tersebut bernilai satu koma satu miliar dolar Amerika Serikat dan digunakan untuk mencegat rudal yang mengarah ke Israel dalam konflik sebelumnya.

Penghancuran radar tersebut membuat kapal induk serta kapal-kapal Amerika Serikat menjadi rentan dan berada dalam kebingungan operasional.

Iran menyatakan bahwa serangan yang dilakukan baru merupakan tahap awal dan masih menyimpan paket rudal utama yang lebih akurat serta mematikan.

Dalam gelombang berikutnya setidaknya delapan belas sistem pertahanan udara THAAD dan Patriot gagal mencegat rudal Iran terhadap Israel karena gangguan peperangan elektronik.

Garda Revolusi Islam Iran melanjutkan serangan rudal ke kota-kota pelabuhan gedung pemerintah serta badan intelijen Israel sebagai kelanjutan operasi.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berada dalam posisi sulit setelah kebanggaan militer negaranya terpukul dan radar digital pesawat siluman menjadi sasaran empuk rudal Iran.

Konflik ini tidak lagi hanya diukur dari kekuatan fisik melainkan juga kontrol informasi peperangan elektronik serta kemampuan mengganggu sistem lawan.

Dampak geopolitik mulai meluas dengan China memantau pergerakan aset Amerika Serikat dan mendukung Iran sebagai bagian dari strategi melawan pengepungan Washington.

Kawasan Teluk menghadapi tekanan ekonomi serta psikologis dengan UEA kehilangan daya tarik sebagai tempat aman bagi modal asing setelah serangan rudal.

Harga properti di Dubai dan Abu Dhabi diperkirakan anjlok signifikan selama beberapa tahun akibat persepsi keamanan yang runtuh.

Situasi ini berpotensi memicu efek domino global termasuk tekanan lebih besar pada Ukraina dari Rusia serta peluang China atas Taiwan di tengah keterlibatan Amerika Serikat di Timur Tengah.

Ketegangan telah memasuki fase baru yang lebih kompleks dan berisiko dengan dunia menanti konfirmasi independen atas klaim-klaim yang beredar.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved