Repelita Jakarta - Pernyataan Menteri Agama Prof Nasaruddin Umar mengenai perlunya umat Islam melampaui kewajiban zakat dan lebih mengedepankan sedekah tanpa batas menjadi sorotan publik belakangan ini.
Prof Nasaruddin menegaskan bahwa zakat tidak populer pada masa Nabi maupun masa sahabat sehingga umat perlu meninggalkan pola pikir terbatas pada zakat untuk mencapai kemajuan bersama.
“Kalau kita ingin maju sebagai umat ya, kita harus meninggalkan zakat. Zakat itu enggak populer,” ungkapnya sebagaimana dikutip pada Jumat 27 Februari 2026.
Ia menambahkan bahwa Al-Qur’an lebih menekankan sedekah dibandingkan zakat serta menyebutkan perbedaan redaksi ayat terkait keduanya.
“Quran juga tidak terlalu mempopulerkan zakat. Pada masa Nabi, zakat itu enggak populer. Pada masa sahabat juga enggak populer. Yang populer apa? As-sadaqah. Khud min amualihim as-sadaqah," jelas Prof Nasaruddin.
Menurutnya, umat Islam akan terlihat pelit jika kontribusi keagamaan hanya sebatas zakat dua setengah persen dari harta.
“Alangkah miskinnya dan alangkah pelitnya umat Islam itu, kalau pengeluaran terhadap agamanya hanya zakat. Cuma 2,5 persen,” tegasnya.
Ia membandingkan angka zakat dengan tingkat bunga pinjaman bank yang jauh lebih tinggi sehingga zakat dianggap terlalu kecil sebagai satu-satunya bentuk pengeluaran agama.
Prof Nasaruddin mencontohkan ajaran Rasulullah yang memerintahkan membantu orang lapar tanpa memandang agama penerima.
“Misalnya ada perempuan lapar. Rasulullah marah, kenapa? Ada perempuan sakit, iya kelaparan ya Rasulullah. Kenapa enggak dibantu? Ya kan Yahudi, marah Rasulullah," tuturnya.
Ia menekankan bahwa perut lapar tidak mengenal agama sehingga bantuan harus diberikan kepada siapa saja yang membutuhkan tanpa mempertimbangkan latar belakang keimanan.
Pernyataan tersebut mendapat tanggapan tajam dari kader Partai Kebangkitan Bangsa Umar Hasibuan melalui unggahannya di X pada Jumat 27 Februari 2026.
“Gelar profesor dan menag dan sungguh miris saat dia bilang alquran tak mempopulerkan zakat,” tulis Umar Hasibuan.
Ia mengingatkan bahwa terdapat puluhan ayat Al-Qur’an yang secara tegas memerintahkan pembayaran zakat.
“Banyak baca bos ada 26 ayat dalam Alquran yang perintahkan bayar zakat. Baca Al-Baqarah:43, At-taubah:103 dll. Nih orang kenapa sih ges?," tambahnya.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

