Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

[VIRAL] Ipda Purnomo Rogoh Kocek Rp11,7 Juta Bantu 39 Guru PPPK Tuban yang Kontrak Tak Diperpanjang

 Sumber Uang Ipda Purnomo yang Dipakai Urus Ratusan ODGJ, Bantu 39 Guru PPPK  Tuban hingga Pemulung - Surya.co.id

Repelita Lamongan - Sosok Ipda Purnomo yang akrab disapa Pak Pur terus menjadi perbincangan hangat karena deretan aksi kemanusiaan yang rutin ia unggah melalui akun media sosial pribadinya.

Ipda Purnomo merupakan pendiri Yayasan Berkas Bersinar Abadi yang secara khusus menangani perawatan dan pengelolaan orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ.

Yayasan tersebut telah berhasil merawat ratusan penderita ODGJ dan kini mencapai angka 395 orang yang mendapat perhatian penuh.

Baru-baru ini Pak Pur kembali viral setelah memberikan bantuan kepada 39 guru berstatus PPPK di Kabupaten Tuban Jawa Timur yang kontrak kerjanya tidak diperpanjang oleh pemerintah daerah setempat.

Selain itu ia juga baru saja membantu seorang ibu pemulung bernama Muntama berusia 56 tahun asal Desa Suci Kecamatan Sugio Kabupaten Lamongan.

Awal mula ketertarikan Ipda Purnomo terjun ke dunia sosial bermula dari rasa iba melihat ODGJ yang berkeliaran tanpa perawatan layak saat ia bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Kelurahan Banaran Polsek Babat.

Pengalaman tersebut membuatnya merasa terpanggil untuk membantu sehingga inisiatif menolong satu per satu mulai dilakukan dan akhirnya menjadi kegiatan rutin.

Dukungan penuh datang dari istrinya Lilik Ika Wahyuni yang bahkan ikut terlibat langsung termasuk memandikan ODGJ yang dibawa pulang ke rumah pada masa awal.

Untuk membiayai perawatan dan kebutuhan ODGJ Pak Pur awalnya menggunakan dana pribadi dari tunjangan sebagai anggota kepolisian.

Ia sering menghadapi kendala ketika ODGJ yang dibawa menimbulkan keresahan tetangga sehingga dibawa ke Rumah Sakit Jiwa namun ditolak karena tidak ada KTP keluarga.

Rumah sakit kemudian menyarankan penempatan di yayasan swasta dengan biaya Rp 3,5 juta per bulan yang justru memicu istri memarahinya sehingga muncul ide mendirikan yayasan sendiri.

Dari situ Pak Pur memutuskan mendirikan Yayasan Berkas Bersinar Abadi setelah meminta izin kepada Bupati Lamongan serta berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial setempat.

Awalnya disarankan bergabung di bawah Dinas Kesehatan karena kebutuhan obat namun akhirnya diarahkan ke Dinas Sosial mengingat perawatan ODGJ memerlukan dukungan lebih luas.

Kini pengelolaan yayasan mendapat bantuan dari berbagai pihak termasuk pemasukan tambahan dari konten yang diunggah di platform Youtube.

Pak Pur mengaku sering merasa sedih melihat ODGJ yang dipasung seperti di Blitar namun bahagia ketika ada yang sembuh dan bisa kembali dipeluk keluarganya setelah dirawat.

Pada Rabu 18 Februari 2026 ia menyerahkan bantuan Rp 11,7 juta yang dibagikan kepada 39 guru PPPK Tuban sebagai bentuk empati dan dukungan moral di tengah kesulitan mereka.

Bantuan tersebut diberikan agar para guru bisa memenuhi kebutuhan menjelang bulan Ramadan dan tetap termotivasi untuk berkarya meskipun kontrak tidak diperpanjang.

Ia menyerahkan bantuan itu kepada Lilik Rri Hidayati sebagai perwakilan dengan harapan dapat meringankan beban dan menjadi penyemangat bagi mereka.

Dalam aksi terbaru Pak Pur juga membantu Muntama pemulung yang ditemui saat berkendara dengan memikul karung rongsokan.

Ia langsung mengantarkan pulang dan memberikan Rp 1 juta untuk membeli kebutuhan pokok menjelang Ramadan sebagai wujud kepedulian terhadap sesama yang sedang kesulitan. (*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved