
Repelita Jakarta - Pengamat politik Rocky Gerung menekankan pentingnya anak bangsa mengambil teladan dari para tokoh nasional yang memiliki prinsip dan paham Republikanisme sejati.
Dalam ceramahnya yang disiarkan melalui kanal YouTube pribadinya pada Selasa malam 3 Februari 2026 Rocky menunjukkan foto Jenderal Soedirman Hoegeng Imam Santoso serta Sutan Sjahrir sebagai representasi etos bernegara yang autentik.
Ia menegaskan bahwa pembahasan mengenai republik harus merujuk pada keteladanan ketiga tokoh tersebut bukan pada figur-figur kontemporer seperti Prabowo Purbaya atau rektor universitas tertentu.
Menurut Rocky pemilihan tokoh-tokoh itu disengaja untuk mengingatkan bahwa republik bukan sekadar bentuk negara melainkan etos bernegara yang harus dihidupkan kembali dalam kehidupan berbangsa.
Ia menjelaskan bahwa etos Republikanisme yang ditunjukkan Soedirman terlihat jelas dari kepemimpinannya memimpin gerilya meski dalam kondisi sakit parah saat Agresi Militer Belanda II.
Rocky juga memuji sikap Hoegeng yang sederhana dan beridealis tinggi sehingga rela tersingkir dari kekuasaan Orde Baru demi mempertahankan prinsipnya.
Sementara Sutan Sjahrir disebutnya telah mendedikasikan seluruh hidupnya untuk memperbaiki ruang publik dan nilai-nilai publik yang menjadi inti dari paham Republikanisme.
Rocky kemudian mengaitkan persoalan ini dengan kasus tragis siswa kelas IV SD yang bunuh diri di Kabupaten Ngada Nusa Tenggara Timur yang ia hubungkan dengan kurangnya sikap kenegarawanan di tingkat kepemimpinan nasional.
Ia menanyakan secara retoris apakah etos Republikanisme dimiliki oleh Presiden Prabowo atau justru lebih terlihat pada pilihan rasional yang diambil anak berusia 10 tahun tersebut dalam menghadapi ketidakadilan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok.

