
Repelita - Pembawa acara profesional Choky Sitohang mengungkapkan pengalamannya mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari seorang pejabat tinggi di salah satu lembaga negara.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya pada Sabtu tanggal 31 Januari 2026, Choky menceritakan bahwa dirinya tiba-tiba dibentak tanpa alasan yang jelas oleh oknum pejabat tersebut.
Sebagai pembawa acara dengan pengalaman yang luas, Choky mengaku selalu datang lebih awal ke lokasi acara termasuk dalam kegiatan resmi lembaga negara tersebut.
Setelah tiba di lokasi, ia melakukan briefing terakhir bersama panitia penyelenggara dan rekan pembawa acara lainnya untuk memastikan kesiapan acara.
Sekitar sebelas menit sebelum acara dimulai, tuan rumah yang merupakan pejabat tinggi senior di lembaga tersebut memasuki ruang transit tempat Choky dan tim sedang bersiap.
Oknum pejabat tersebut kemudian menegur dengan nada keras dan membentak Choky serta rekan pembawa acara dari jarak sekitar tiga meter.
Choky mengutip ucapan pejabat tersebut yang menyatakan bahwa acara sudah terlambat sepuluh menit dan mengancam akan meninggalkan mereka jika belum siap.
Meskipun merasa terkejut dan tidak memahami kesalahan yang diperbuat, Choky berusaha tetap tenang dan bersikap profesional selama acara berlangsung.
Setelah acara selesai, pejabat tersebut pergi tanpa memberikan permintaan maaf atau penjelasan apapun mengenai sikap arogan yang ditunjukkan sebelumnya.
Choky kemudian menyampaikan kekesalannya kepada ketua panitia acara yang merupakan seorang perwira tinggi mengenai perlakuan tidak pantas tersebut.
Meskipun merasa kesal dan sakit hati atas perlakuan arogan yang tidak beralasan, Choky memilih untuk bersikap legowo dan tetap profesional dalam menjalankan tugasnya.
Sikap profesional yang ditunjukkan Choky setelah mengalami perlakuan tidak menyenangkan tersebut mendapatkan apresiasi positif dari publik.
Akun Instagram @dessyfridayanthi menyatakan empati dan mengapresiasi kesabaran serta profesionalisme yang ditunjukkan oleh Choky Sitohang.
Akun @hani.hendrajatimc menyebutkan bahwa cerita Choky menjadi penyemangat dan inspirasi bagi banyak orang dalam menjaga profesionalisme.
Sementara akun @mfadj memberikan pujian atas profesionalisme tingkat tinggi yang ditunjukkan Choky dalam menghadapi situasi yang tidak mudah.
Pengalaman Choky Sitohang ini menyoroti pentingnya sikap saling menghormati antara penyelenggara acara dan pelaksana acara dalam kegiatan resma negara.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

