
Repelita Jakarta - Sejumlah kendaraan pikap Mahindra Scorpio berwarna putih asal India telah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara di tengah polemik rencana pengadaan armada untuk Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih.
Foto-foto yang beredar luas di media sosial memperlihatkan deretan unit niaga ringan tersebut terparkir rapi di kawasan pelabuhan tersebut.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi mengenai jumlah pasti kendaraan yang telah masuk ke wilayah Indonesia.
Kendaraan-kendaraan tersebut disiapkan untuk mendukung operasional Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang merupakan program penguatan ekonomi desa yang sedang digulirkan pemerintah.
Kedatangan unit impor ini memunculkan pertanyaan publik karena sebelumnya Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Sufmi Dasco Ahmad secara terbuka meminta agar proses impor ditangguhkan terlebih dahulu.
Menurut Dasco Presiden Prabowo Subianto masih akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap rencana tersebut termasuk menghitung kesiapan industri otomotif dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan program.
"Kami sudah menyampaikan pesan untuk ditunda dulu" tegas Dasco.
Pernyataan tersebut mencerminkan adanya kehati-hatian politik terkait proyek pengadaan kendaraan dalam jumlah besar khususnya dalam hal keberpihakan terhadap industri otomotif nasional.
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota menegaskan bahwa pihaknya siap mengikuti arahan dari pemerintah maupun Dewan Perwakilan Rakyat terkait kelanjutan rencana impor tersebut.
"Dari DPR bilang apa kami ikut pemerintah bilang apa kami ikut. Pokoknya kami taat setia loyal kepada negara dan rakyat" ungkap Joao saat dihubungi awak media di Jakarta pada Senin 23 Februari 2026.
Sebelumnya Joao juga menyatakan kesiapan untuk menunda pengadaan seratus lima ribu unit kendaraan niaga asal India jika memang diminta oleh pemerintah.
Rencana pengadaan armada ini pertama kali diumumkan oleh Mahindra and Mahindra Ltd melalui situs resminya pada empat Februari dua ribu dua puluh enam dengan komitmen memasok tiga puluh lima ribu unit pikap Scorpio.
Pada dua puluh Februari dua ribu dua puluh enam Joao mengungkapkan bahwa total kendaraan yang akan didatangkan mencapai seratus lima ribu unit.
Komposisi tersebut terdiri dari tiga puluh lima ribu unit pikap empat kali empat Mahindra Scorpio tiga puluh lima ribu unit tambahan pikap empat kali empat serta tiga puluh lima ribu unit truk roda enam dari Tata Motors.
Seluruh kendaraan dirancang untuk memperkuat mobilitas dan distribusi dalam operasional Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di berbagai wilayah Indonesia.
Joao menjelaskan bahwa keputusan memilih kendaraan impor didasarkan pada keterbatasan kapasitas produksi dalam negeri untuk memenuhi permintaan dalam jumlah besar dalam waktu singkat.
Nilai total pengadaan kendaraan ini diperkirakan mencapai sekitar dua puluh empat koma enam enam triliun rupiah.
Pertimbangan yang diklaim menjadi dasar pemilihan meliputi harga yang lebih kompetitif kualitas kendaraan serta ketersediaan unit dalam jumlah besar.
"Kami memesan dengan harga yang sangat kompetitif hampir lima puluh persen lebih murah dari kompetitornya dari sisi daya tahan tenaga dan konsumsi bahan bakar kendaraan ini sangat andal serta berkualitas" ungkap Joao pada Minggu dua puluh dua Februari dua ribu dua puluh enam.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

