
Repelita Bireuen - Warga Desa Teupin Mane, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, menolak keras tudingan dari Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengenai dugaan sabotase atau pencurian baut pada jembatan tipe Bailey yang dibangun oleh personel Yon Zipur Iskandar Muda.
Penduduk lokal menyatakan bahwa baut-baut tersebut kemungkinan besar terlepas karena getaran kuat saat jembatan dilalui kendaraan bermuatan berat, mengingat pengawasan dilakukan secara bergiliran selama 24 jam penuh.
Menanggapi polemik yang muncul, anggota DPD RI dari Aceh, Sudirman, menyatakan bahwa setelah peninjauan langsung tidak ditemukan indikasi adanya sabotase maupun perusakan yang disengaja terhadap infrastruktur tersebut.
Sebelumnya, Maruli Simanjuntak menyebut tindakan pembongkaran baut sebagai perbuatan tidak bertanggung jawab dan bahkan biadab.

“Dua hari yang lalu, mungkin ada ditayangkan ininya (foto-fotonya), dibongkar baut-bautnya. Kami juga tidak menyangka ada orang sebiadab ini, terus terang saja,” kata Maruli.
Pihak TNI AD kemudian memastikan bahwa baut yang lepas telah dipasang kembali sehingga jembatan kembali aman dan berfungsi normal untuk dilalui masyarakat.
Editor: 91224 R-ID Elok

