Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Ribut-ribut Biaya Sumur Bor Tembus Ratusan Juta, Kadispenad Brigjen Donny Pramono Beri Penjelasan

Repelita Jakarta - Polemik biaya pengeboran sumur bor yang mencapai Rp100 juta hingga Rp150 juta per titik terus menjadi sorotan publik setelah pernyataan dalam rapat terbatas Presiden Prabowo Subianto pada 1 Januari 2026 di Aceh Tamiang.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigjen Donny Pramono memberikan klarifikasi pada 3 Januari 2026 bahwa angka tersebut tidak tergolong mahal mengingat cakupan manfaatnya.

Ia mencontohkan program sumur bor di Desa Tipar, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yang dikerjakan personel TNI AD dan mampu melayani kebutuhan air bagi 500 kepala keluarga.

Kalau secara rinci biayanya segitu, tapi sebesar itu program di Banyumas yang diresmikan Bapak KSAD, ini wajar.

Donny menekankan bahwa publik jangan salah paham seolah biaya tersebut hanya untuk satu rumah tangga saja.

Program yang dimaksud menggunakan teknologi pompa hidram yang tidak hanya menyediakan air bersih, tetapi juga mendukung sistem irigasi pertanian.

Jadi demikian, bukan sumur bor yang di rumah-rumah. Sekali lagi program ini dijalankan di Banyumas, di Karawang, banyak sekali program-program Bapak KSAD.

Ia memahami bahwa angka biaya yang disebutkan KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak memicu berbagai spekulasi di masyarakat.

Meski begitu, Donny menyatakan TNI AD siap menunjukkan bukti nyata di lapangan bahwa investasi tersebut memberikan hasil optimal dan terjangkau.

Seperti itulah, jadi dianggap kok mahal sekali itu. Biasa kita sudah disalahartikan. Nanti kita lihat hasilnya di lapangan.

Dalam rapat tersebut, Kepala BNPB Letjen Suharyanto menyampaikan estimasi sekitar Rp100 juta, sementara KSAD menyebut bisa mencapai Rp150 juta tergantung kondisi geologis tanah.

Presiden Prabowo sendiri menilai angka itu masih wajar mengingat manfaat jangka panjang bagi korban bencana di Pulau Sumatera.

Klarifikasi ini diharapkan dapat meredam perdebatan yang muncul setelah video rapat tersebar luas di kalangan warganet.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved