
Repelita Makassar - Suasana hening tiba-tiba menyelimuti ruangan saat Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Kaesang Pangarep tidak mampu menahan tangis di tengah penyampaian pidato penutupan Rakernas. Momen haru yang terjadi di hadapan ribuan kader itu sempat membuat seluruh peserta terdiam sebelum akhirnya memberikan tepuk tangan panjang sebagai bentuk dukungan.
Kaesang yang biasanya dikenal dengan penampilan santai dan penuh canda tiba-tiba kehilangan kata-kata saat menyaksikan antusiasme luar biasa dari para kader yang hadir dari berbagai daerah. Dengan suara yang tercekat oleh tangisan dia mengawali ucapannya dengan permintaan maaf karena tidak mampu membacakan naskah pidato yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Sambil berusaha menghapus air mata yang mengalir Kaesang menyatakan bahwa Partai Solidaritas Indonesia tidak boleh berpuas diri dengan segala pencapaian yang telah diperoleh hingga saat ini. Dia mengajak seluruh jajaran kader untuk bersama-sama memandang jauh ke depan dengan fokus pada perhelatan Pemilihan Umum tahun 2029 yang akan datang.
Dia menegaskan sebuah janji penting kepada seluruh kader yang hadir bahwa PSI akan tumbuh menjadi partai politik yang sangat besar di masa mendatang. Kaesang juga meminta dengan sangat kepada semua pihak untuk bekerja sama dan bergotong royong secara maksimal agar segala cita-cita partai dapat terwujud dengan sempurna.
Seruan tersebut langsung disambut dengan gemuruh suara dukungan dari para kader yang memenuhi ruangan rakernas di Makassar. Mereka secara spontan mulai meneriakkan berbagai yel-yel dan target kemenangan partai dalam pemilihan umum lima tahun ke depan.
Rapat Kerja Nasional tahun ini menjadi tanda penting bagi proses konsolidasi internal Partai Solidaritas Indonesia dalam memperkuat barisan. Selain itu partai juga mulai merancang dan menyusun strategi nasional yang komprehensif untuk memperluas basis dukungan di seluruh wilayah Indonesia.
Momen tangisan Kaesang Pangarep dinilai banyak pihak sebagai simbol dari investasi emosional dan keseriusan mendalam yang dia miliki dalam memimpin partai. Keseriusan ini diarahkan untuk mempersiapkan segala kebutuhan menuju pertarungan politik besar yang akan berlangsung dalam waktu lima tahun ke depan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

