Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Dr. Farah Roslan Tersingkir karena Hijab, Ciptakan Hijab Bedah Steril Raih Penghargaan Internasional

 

Repelita - Seorang dokter bedah asal Malaysia bernama Dr. Farah Shaheera Roslan meraih pengakuan internasional atas inovasinya mengembangkan hijab bedah steril sekali pakai pertama di dunia.

Penemuan ini berawal dari pengalaman pribadinya yang dikeluarkan dari ruang operasi di sebuah rumah sakit di Inggris karena mengenakan hijab tradisional.

Kejadian tersebut terjadi saat Dr. Farah Shaheera Roslan masih menjalani pendidikan kedokteran di University Hospitals of Derby and Burton NHS Trust.

Keputusan mengeluarkannya dari ruangan operasi didasari oleh kekhawatiran mengenai pengendalian infeksi yang terkait dengan jilbab yang telah dikenakannya sepanjang hari.

Ia kemudian berusaha mencari solusi yang dapat mempertemukan antara keyakinan agamanya dengan tuntutan profesi medis yang dijalaninya.

Inspirasi untuk mengembangkan hijab bedah steril ini didapatkannya dari berbagai referensi yang ada di Malaysia tempat asalnya.

Kolaborasi dengan mentornya yaitu dokter bedah konsultan Gill Tierney dilakukan untuk menguji berbagai jenis kain dan desain yang memungkinkan.

Uji coba tersebut bertujuan untuk menemukan material yang memenuhi standar sterilitas tinggi namun tetap nyaman digunakan.

Pada bulan Desember tahun dua ribu sembilan belas rumah sakit tempatnya bekerja menjadi institusi pertama di Inggris yang memperkenalkan hijab sekali pakai ini.

Pengakuan atas karyanya datang melalui penghargaan Dokter Terbaik Tahun Ini pada tahun yang sama dari Nottingham University Hospitals.

Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia Tan Sri Dr. Noor Hisham Abdullah juga memberikan pujian tinggi terhadap pencapaian ini.

Dr. Farah Shaheera Roslan terus melakukan advokasi bersama Asosiasi Medis Islam Inggris untuk menyusun pedoman klinis penggunaan hijab di lingkungan medis.

Harapannya adalah agar pedoman yang dikembangkan dapat memengaruhi kebijakan global di Organisasi Kesehatan Dunia.

Inovasi hijab bedah steril sekali pakai ini dianggap sebagai terobosan penting yang mendukung keberagaman dan inklusi di dunia kesehatan.

Karyanya membuka jalan bagi tenaga kesehatan dari berbagai latar belakang keyakinan untuk dapat bekerja dengan nyaman dan aman.

Kisah Dr. Farah Shaheera Roslan menjadi inspirasi bagi banyak profesional muda yang ingin berkontribusi tanpa mengesampingkan identitas pribadinya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved