Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Pesan Tegas Ahmad Khozinuddin ke Jokowi: Jangan Cabut Laporanmu

Pengacara Roy Suryo Cs: Kalau Ijazah Jokowi Asli Tunjukkan, Bukan Malah  Lapor : Okezone News

Repelita Jakarta - Pengacara dari kubu Roy Suryo dan rekan-rekannya, Ahmad Khozinuddin, menyampaikan pesan tegas kepada mantan Presiden Joko Widodo agar tidak mencabut laporan polisi yang masih berjalan di Polda Metro Jaya.

Ahmad menilai bahwa posisi Joko Widodo saat ini sudah sangat terdesak dalam perkara dugaan pemalsuan ijazah.

Beberapa pendukung politiknya pun telah menjadi korban dalam pusaran kasus ini.

“Bukan Jokowi jika tidak playing victim. Lempar batu, sembunyi tangan. Bikin gaduh, sambil terus menuduh,” ujar Ahmad pada Senin 29 Desember 2025.

Ia merespons pernyataan Joko Widodo melalui kelompok relawan yang menyebut telah memberikan maaf kepada dua belas terlapor, kecuali tiga orang tertentu.

Dalam berbagai kesempatan, Joko Widodo menegaskan bahwa pemaafan bersifat pribadi sementara proses hukum tetap dilanjutkan.

Ahmad menganggap ungkapan pemaafan itu tidak wajar dan sarat dengan strategi membangun citra sebagai pihak yang dizalimi.

“Sebenarnya, ungkapan Jokowi memaafkan itu sangat aneh. Terlihat sekali Jokowi sedang playing victim. Jokowi memaafkan, siapa yang minta maaf?," katanya.

Ahmad melihat bahwa Joko Widodo sedang mencoba membentuk narasi rekonsiliasi dalam perkara ijazah.

Berbagai taktik telah digunakan, termasuk mempekerjakan aktivis berbayar untuk membuka jalur mediasi melalui lembaga pengawas kepolisian serta upaya memisahkan para terlapor agar ada yang bersedia datang ke Solo memohon ampun.

Namun, tim Roy Suryo tetap solid pada sikapnya.

Setelah penampilan ijazah dalam gelar perkara khusus, keyakinan mereka bahwa dokumen itu palsu justru semakin kuat.

"Saat melihat foto ijazah Jokowi, Rustam menegaskan, bibir itu bukan bibir Jokowi. Mata itu bukan mata Jokowi. Kumis tipis itu bukan kumis Jokowi. Foto itu bukan foto Jokowi,” ungkap Ahmad mengutip Rustam.

Menurut Ahmad, setelah apa yang disebutnya sebagai pertunjukan penampilan ijazah, Joko Widodo segera memanfaatkan situasi untuk menciptakan kesan bahwa ijazah telah sah.

Seolah para terlapor telah mengakui kesalahan dan memohon maaf.

“Dibuatlah framing, Jokowi memaafkan. Seolah seorang ksatria dan negarawan,” tukasnya.

Dengan analogi permainan catur, Ahmad menggambarkan bahwa Joko Widodo sudah berada dalam posisi sulit.

“Sebenarnya, dalam permainan catur, posisi Jokowi sudah mati langkah. Sejumlah pion politik Jokowi juga sudah menjadi tumbal karena kasus ijazah palsu,” jelasnya.

Ia menyebut Silfester Matutina, pimpinan relawan Solidaritas Merah Putih, yang kini kehilangan pengaruh setelah kasusnya terkuak.

Walaupun belum dipidana secara fisik, pendukung fanatik Joko Widodo ini sudah terkubur secara publik.

Nama lain adalah Andi Azwan, ketua Jaringan Pendukung Jokowi Mania, yang menghadapi status terlapor dan beberapa proses hukum.

Ahmad juga menyindir cara berdebat pendukung Joko Widodo yang masih muncul di media.

Mereka sering mengandalkan logika instan, pengulangan argumen, serta serangan pribadi sebagai pola tetap.

Sebaliknya, dukungan terhadap Roy Suryo dan timnya semakin bertambah.

Roy Suryo dilihat sebagai simbol keberanian yang membela kepentingan rakyat melawan penguasa yang dianggap tidak legitimate dari Solo.

Penampilan tim hukumnya di berbagai media mendapat tanggapan positif dari masyarakat.

Sementara kubu Joko Widodo sudah tidak lagi bisa bergantung pada pengacara atau relawan, sehingga mantan presiden itu sering harus turun sendiri membela diri.

“Dalam permainan catur, jika raja sudah berulang kali pindah posisi apalagi melangkah untuk menghindari serangan, berarti posisinya sudah terjepit,” katanya.

Ahmad secara lugas menyatakan bahwa kekalahan Joko Widodo akan tiba saat pemalsuan ijazah terbukti di persidangan.

"Mari kita tunggu saat itu segera datang. Dengan satu pesan tegas pada Jokowi, jangan cabut laporanmu,” pungkasnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved