Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

JGU Depok Disanksi Dikti, Calon Mahasiswa Gaduh soal Refund dan Pemindahan Kampus: Orang Tua Sebut Tidak Amanah

 Demo mahasiswa JGU Depok beberapa waktu lalu

Repelita Depok – Jakarta Global University kembali menjadi sorotan publik.

Kali ini, kampus yang berlokasi di kawasan GDC Depok diduga bermasalah dalam proses penerimaan mahasiswa baru.

Isu tersebut mencuat karena JGU tengah menerima sanksi administrasi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.

Sanksi itu telah dikoordinasikan kepada Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi.

Ironisnya, kondisi ini berdampak langsung pada sejumlah calon mahasiswa baru yang telah mendaftar.

Persoalan tersebut pun ramai dibicarakan di media sosial.

Orang tua calon mahasiswa ikut bereaksi.

Betul betul kecewa dengan JGU.

Daftar Juli 2025, 25 September 2025 anak saya dan camaba lain diberitahukan bahwa tidak ada perkuliahan, ditawarkan opsi refund dan kampus lain.

Kenapa tidak kami, orang tua yang anda panggil untuk hal segenting ini?

Sungguh tidak amanah dan tidak profesional shame on you, tulis akun @wulanxxx.

Ini gimana cok konsepnya daftar maba di JGU tapi dilempar ke ISTN sama Nusa Mandiri?

Asli kampus ter redflag.

Gw gap year 3 tahun cok jauh-jauh sampai di sini buat nothing, sahut @181vxxx.

Salah satu calon mahasiswa baru mengaku sempat terjadi kegaduhan saat pihak kampus bertemu dengan sejumlah orang tua.

Menurut sumber yang tidak disebut namanya, ketegangan muncul karena pihak manajemen JGU tidak bisa menjelaskan perselisihan soal refund.

JGU berjanji tidak ada penambahan biaya jika pindah ke perguruan tinggi yang telah ditunjuk.

Nah, tapi tuh pihak JGU-nya masih kayak ngeles, iya itu tuh beda rinciannya aja, bla,bla,bla.

Terus ada orang tua murid yang ngotot, iya tapi totalannya beda kan, angkanya beda, karena itu tuh berantem di situ, katanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak JGU.

Sebelumnya, JGU disorot LLDikti atas dugaan skandal dana Kartu Indonesia Pintar Kuliah.

Akibat kejadian tersebut, kampus ini menerima sanksi administrasi.

Hal itu diakui oleh Direktur Humas JGU, Onki Alexander.

Ia menyatakan bahwa pihaknya telah mengikuti semua arahan dari LLDikti.

Kami sudah melakukan semua yang diperintahkan oleh Inspektorat maupun LLDikti untuk menyelesaikan isu itu.

Dan pada saat ketika tanggal 28 Mei 2025, kasus itu sudah selesai dan ditutup, seperti itu, katanya.

Imbas dari kejadian tersebut, dana bantuan dari Dikti dihentikan.

Dampaknya yang terjadi adalah kami sebetulnya mencoba untuk membantu masyarakat kita yang memang secara akademik itu bagus, namun dia secara ekonomi kurang, nah itu kami bantu lewat skema beasiswa itu, ujarnya.

Cuma karena isu ini, akhirnya pada saat itu kami direkomendasikan untuk tidak dapat menerima kembali kuota beasiswa KIP.

Artinya apa?

Kami tidak bisa menyelenggarakan program itu di JGU.

Istilahnya ya bisa jadi istilah kasarnya JGU di blacklist lah istilah itu, keluhnya.

Menurut Onki, masalah dana KIP Kuliah telah selesai karena pihak kampus telah mengikuti semua arahan Dikti.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pihak inspektorat itu telah mengeluarkan sejumlah rekomendasi yang seluruhnya telah dilaksanakan secara penuh dan tepat waktu oleh pihak Universitas JGU, ujar Onki.

Nah sebetulnya kasus ini telah dinyatakan selesai dan ditutup sebagaimana telah disampaikan oleh Ketua LLDikti Wilayah 4 dalam audiensi di Kantor LLDIKTI Wilayah 4 pada 28 Mei 2025, timpalnya lagi.

Bahkan, surat resmi dari LLDikti Wilayah 4 telah diterima oleh pihak JGU.

Jadi dengan demikian kami tegaskan bahwa tidak terdapat lagi permasalahan aktif terkait pengelolaan dana KIP Kuliah di lingkungan JGU, tutupnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved