Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Geleng-Geleng Kepala, Komentar Pedas Mahfud MD soal Public Speaking Menkeu Baru “Wah, keliru tuh.”

 Geleng Kepala Soal Gaya Koboi Menkeu Purbaya Sadewa, Mahfud MD: Kompetensi  Saja Tidak Cukup - Tribunnewsbogor.com

Repelita Jakarta - Menteri Keuangan baru RI, Purbaya Yudhi Sadewa, yang resmi dilantik pada 8 September 2025 menggantikan Sri Mulyani, langsung menjadi sorotan publik.

Bukan karena kebijakan fiskal atau strategi keuangan negara, melainkan karena gaya komunikasinya di depan publik.

Sorotan ini muncul dalam perbincangan Mahfud MD bersama Denny Sumargo di podcast Curhat Bang Denny Sumargo.

Dalam diskusi itu, pembahasan reshuffle kabinet Prabowo Subianto berujung pada komentar terkait kemampuan public speaking para pejabat, termasuk Purbaya.

Dalam podcast tersebut, Denny sempat bertanya kepada Mahfud MD mengenai kemungkinan dirinya kembali masuk ke kabinet Prabowo.

Namun Mahfud menjawab diplomatis bahwa ia belum memikirkan hal itu.

“Nanti saya jawab kalau sudah ada panggilan aja,” ujar Mahfud.

Menurut Mahfud, apapun jawaban yang ia berikan pasti memicu kontroversi karena seorang tokoh politik memiliki pendukung sekaligus pihak yang tidak suka.

Karena itu, ia memilih hanya menjawab jika ada pihak berwenang yang benar-benar menanyakan hal tersebut.

Denny Sumargo yang dikenal vokal kemudian menyanjung kemampuan komunikasi Mahfud MD.

Ia menilai public speaking Mahfud jelas, terarah, dan mampu meredam potensi kontroversi.

Namun, Denny juga mengungkap keresahannya terhadap gaya bicara sejumlah pejabat saat ini, khususnya menteri yang baru menggantikan Sri Mulyani.

Tanpa menyebut nama secara langsung, publik pun memahami bahwa yang dimaksud adalah Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.

“Ini public speaking namanya.

Cuma keresahan kita kan terhadap pejabat dengan gaya public speaking-nya, terutama salah satu menteri baru yang menggantikan Ibu itu,” kata Denny, dikutip pada Jumat, 12 September 2025.

Ketika ditanya pendapatnya tentang gaya komunikasi Menkeu Purbaya, Mahfud MD hanya menggelengkan kepala sambil menimpali:

“Wah, keliru tuh.”

Meski demikian, Mahfud menegaskan bahwa seseorang tidak sepatutnya dinilai hanya dari gaya bicaranya.

Menurutnya, kinerja nyata jauh lebih penting.

“Iya, kita lihat kan masih akan bekerja,” tambah Mahfud.

Dalam kesempatan itu, Mahfud juga menyinggung peran humas atau public relations dalam mendampingi pejabat publik.

Menurutnya, meski seorang menteri memiliki staf humas, sering kali mereka tetap berbicara sendiri sehingga menimbulkan kesan kurang tepat.

“Biasanya kalau pejabat meskipun ada humasnya, suka bicara sendiri juga.

Tapi kalau orang sudah punya pengalaman, makanya orang menjabat tuh harus ada track record,” jelas Mahfud.

Ia menekankan bahwa seorang pejabat tidak hanya butuh kompetensi teknis, tetapi juga rekam jejak dalam memimpin serta menghadapi masyarakat.

“Kompetensi mungkin oke, tapi kalau tidak punya track record memimpin dan menghadapi masyarakat, itu bisa salah,” terangnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved