Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Kopassus Berpose dengan Hercules, Publik Pertanyakan Profesionalisme TNI AD dan Citra Militer

 Danjen Kopassus Akhirnya Minta Maaf Gara-gara Foto Sejumlah Prajurit TNI  dengan Hercules Viral - Halaman all - Tribun-medan.com

Repelita Jakarta – Kehebohan terjadi di kalangan netizen setelah sejumlah prajurit Kopassus berfoto bersama dengan mantan preman legendaris Tanah Abang, Hercules Rosario Marshal.

Video yang memperlihatkan momen tersebut viral di media sosial, memicu reaksi keras dari publik yang mempertanyakan profesionalisme TNI AD.

Dalam video berdurasi singkat tersebut, terlihat beberapa anggota Kopassus mengenakan seragam lengkap berpose bersama Hercules yang dikenal sebagai Ketua Umum DPP GRIB Jaya.

Momen tersebut terjadi dalam sebuah acara internal yang bersifat kekeluargaan.

Hercules, yang dikenal sebagai mantan preman paling ditakuti di Tanah Abang, kini beralih menjadi tenaga ahli di bidang politik dan sosial.

Publik pun bereaksi keras terhadap kejadian ini.

Banyak yang mempertanyakan mengapa prajurit Kopassus, yang seharusnya menjadi teladan dalam kedisiplinan dan profesionalisme, justru berpose bersama sosok yang memiliki latar belakang premanisme.

Pejuang media sosial King Purwa bahkan menulis sindiran tajam, “Preman jadi panutan?”

Menanggapi polemik ini, Komandan Jenderal Kopassus, Mayor Jenderal Djon Afriandi, segera mengeluarkan pernyataan resmi.

Ia menyampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut dan menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi serta pembinaan internal untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang.

Hercules sendiri pernah mengungkapkan bahwa dirinya memiliki utang nyawa kepada Prabowo Subianto, yang saat itu menjadi komandan Kopassus.

Ia mengaku pernah terlibat dalam operasi militer di Timor Timur dan mendapat perawatan di RSPAD Gatot Subroto setelah terluka.

Sejak saat itu, ia menjalin hubungan dekat dengan institusi militer Indonesia.

Namun, meskipun ada hubungan historis tersebut, publik tetap menilai bahwa berpose bersama seorang mantan preman dapat merusak citra profesionalisme TNI AD.

Apalagi, Hercules pernah terlibat dalam berbagai kasus premanisme di kawasan Tanah Abang, seperti pemalakan dan penodongan terhadap warga.

Insiden ini menjadi sorotan karena menunjukkan adanya celah dalam pengawasan internal militer.

Meskipun acara tersebut bersifat internal, kehadiran sosok seperti Hercules menimbulkan pertanyaan mengenai standar seleksi dan pengawasan terhadap tamu yang diundang.

Hal ini juga mengingatkan bahwa profesionalisme TNI AD harus dijaga, tidak hanya dalam operasi militer, tetapi juga dalam setiap kegiatan yang melibatkan personel dan tamu undangan.

Kejadian ini juga menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan netizen, dengan berbagai opini yang muncul.

Sebagian mendukung tindakan Hercules yang kini berusaha berkontribusi positif di masyarakat, sementara sebagian lainnya mempertanyakan keputusan Kopassus dalam mengundangnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved