Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Arab Saudi Dorong Serangan AS ke Iran? MBS Diduga Lobi Trump, Riyadh Bantah Keras

Repelita Jakarta - Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran semakin menjadi perhatian dunia setelah muncul laporan yang menyebut sekutu Washington di Timur Tengah turut berperan dalam keputusan serangan militer ke Teheran.

Nama Arab Saudi terseret dalam isu tersebut dengan dua narasi yang saling bertolak belakang mengenai keterlibatan Riyadh.

Satu versi mengklaim Putra Mahkota Mohammed bin Salman melakukan komunikasi langsung dengan Presiden Donald Trump sebelum serangan dilancarkan.

Media Muna Bulletin yang mengutip The Washington Post menyebut MBS menyampaikan kekhawatiran mendalam atas pengaruh serta ancaman Iran di kawasan kepada Trump.

Meskipun secara terbuka Riyadh sering menekankan pentingnya jalur diplomasi komunikasi pribadi itu dilaporkan berisi dorongan agar Washington mengambil sikap lebih tegas terhadap Teheran.

Laporan serupa juga menyoroti peran Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang konsisten mendorong pendekatan keras terhadap Iran sejak lama.

Di sisi lain versi resmi dari Arab Saudi membantah keras adanya upaya lobi untuk mendorong serangan militer terhadap Iran.

Media Saudi Gazette memuat pernyataan tegas dari perwakilan Riyadh di Washington yang menegaskan negara itu tidak pernah mendorong AS melakukan tindakan militer ke Teheran.

Arab Saudi menegaskan komitmennya terhadap stabilitas kawasan serta solusi diplomatik yang kredibel dalam hubungan dengan Iran.

Hubungan dengan Washington tetap difokuskan pada upaya mencapai kesepakatan yang dapat diterima semua pihak tanpa kekerasan.

Perbedaan dua narasi ini mencerminkan kompleksitas politik internasional di mana komunikasi di balik layar sering kali berbeda dari pernyataan resmi yang dipublikasikan.

Percakapan antar pemimpin negara bisa berlangsung tanpa pengumuman terbuka sementara bantahan resmi menjadi bagian strategi diplomatik untuk menjaga posisi dan kestabilan regional.

Tanpa dokumen resmi atau konfirmasi langsung dari pihak terkait publik hanya dapat mengandalkan potongan informasi yang beredar di media.

Konflik AS-Israel melawan Iran terus berkembang dengan serangan besar-besaran ke Teheran dan kota-kota lain sebagai respons terhadap ancaman yang dinilai oleh Washington serta sekutunya.

Iran telah membalas dengan serangan rudal dan drone ke pangkalan militer di beberapa negara Teluk termasuk insiden ledakan yang terdengar di Riyadh.

Perang ini juga menyebabkan korban pertama dari pihak militer Amerika Serikat serta keterlibatan lebih luas negara-negara Teluk yang berpotensi mengubah dinamika geopolitik kawasan secara signifikan.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved