Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Natalius Pigai Tegaskan Debat Ilmiah HAM Siap Digelar, Tuding Zainal Arifin Mochtar Ragu dan Lari ke Tupoksi Kementerian

 

Repelita Jakarta - Rencana debat ilmiah mengenai hak asasi manusia antara Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai dan Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada Zainal Arifin Mochtar yang sempat menjadi perbincangan luas akhirnya berujung pada ketegangan di ruang publik.

Natalius Pigai menegaskan keterbukaannya untuk menggelar debat dalam ranah akademik dengan fokus utama pada konsepsi serta ilmu pengetahuan hak asasi manusia bukan pada teknis pelaksanaan tugas kementerian.

Sebagaimana saya tulis di cuitan sebelumnya bahwa Saya ingin debat ilmiah kata Pigai saat dikutip pada Minggu 1 Maret 2026.

Ia menyatakan bahwa polemik yang berkembang belakangan ini telah menyimpang dari substansi yang sebenarnya ia maksudkan sejak awal.

Pigai menekankan bahwa perdebatan yang diinginkan tidak berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi kementerian hak asasi manusia karena penilaian terhadap tupoksi merupakan kewenangan DPR serta pimpinan lembaga terkait.

Karena Profesor itu bicara ilmu dan pengetahuan holistik tentang HAM bukan pembahasan pelaksanaan Tupoksi kalau penilaian Tupoksi itu urusan DPR dan Pimpinan jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa catatan serta evaluasi hak asasi manusia selama ini selalu disampaikan secara terbuka kepada DPR dan publik melalui saluran media bukan kepada individu tertentu.

Pigai mengaku telah menyatakan kesediaan secara resmi untuk debat dan menyimpan bukti komunikasi dengan pihak Kompas TV.

Pak Ucheng sudah diberitahu Kompas TV bahwa Pigai sudah setuju jam 11.16 Pagi 27 Pebruari 2026 Semua bukti surat-surat elektronik saya simpan bebernya.

Namun ia mempertanyakan munculnya video yang mengangkat isu pembatalan debat tersebut.

Yetapi kenapa video ini muncul semoga bukan karena Pak Ucheng takut atau ragu-ragu kalau debat ilmu pengetahuan tentang HAM lalu mau lari ke soal Tupoksi HAM di Indonesia pungkasnya.

Pigai menegaskan integritas dirinya serta pemahaman atas kapasitas lawan debatnya sehingga memutuskan untuk mengakhiri perkara tersebut.

Dan satu lagi saya punya integritas sampai di sini saya sudah paham Pak Ucheng sejauh mana kapasitasnya saya putuskan Case Close Perkara selesai katanya tegas.

Di sisi lain Guru Besar Zainal Arifin Mochtar menyampaikan versi berbeda dengan menyatakan menerima informasi resmi bahwa Natalius Pigai membatalkan kehadiran di Kompas TV.

Kemaren terima kabar resmi Pak Natalius Pigai membatalkan kehadiran di KompasTV apa alasan versinya banyak yang nyampe ke saya hanya mau bilang sebagai pejabat publik harus jaga mulut ujarnya.

Ia menyentil pernyataan Pigai dengan nada kritik dan menutup pembahasan tersebut.

Anda bukan kitab suci yang pasti benar dan butuh tafsir untuk dimengerti Case closed Thanks bebernya.

Zainal Arifin Mochtar mengajak publik untuk kembali fokus pada momentum Ramadan dengan pesan yang sarat makna.

Sudah ya mending kembali ke Ramadan dengan lebih banyak berbisik ke bumi dan mencoba didengar langit jelasnya.

Ia menyatakan keinginan mengurangi aktivitas di media sosial guna lebih berkonsentrasi pada ibadah meskipun membuka kemungkinan menjelaskan lebih lanjut mengenai pentingnya mengingatkan pejabat publik di waktu mendatang.

Kapan-kapan saya jelaskan di tulisan yang panjang kenapa kerja-kerja mengingatkan pejabat publik perlu terus dilakukan apapun itu salam hormat buat semuanya Tabik pungkasnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved