Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Nasihat Menyentuh Khamenei kepada Bocah yang Ingin Syahid: Tumbuhlah Dulu dengan Baik, Hidup Panjang Lalu Wafat sebagai Syahid

 Mengenal Ayatollah Ali Khamenei: Pemimpin yang membentuk perlawanan Iran

Repelita Jakarta - Kepergian Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu dua puluh delapan Februari dua ribu dua puluh enam menjadi duka mendalam bagi seluruh masyarakat Iran.

Publik kini kembali mengenang sosok beliau melalui berbagai kisah yang menyentuh salah satunya momen bertemu dengan seorang bocah laki-laki yang viral di media sosial.

Video yang diunggah akun Instagram @GazaUpdates menunjukkan bocah berbaju biru mendekati Ayatollah di sebuah acara dan meminta didoakan agar kelak bisa meninggal dalam keadaan syahid.

Doakan aku jadi syahid kata bocah laki-laki itu dikutip Senin dua Maret dua ribu dua puluh enam.

Mendengar permintaan tersebut Ayatollah tersenyum lembut kemudian memberikan nasihat penuh kebijaksanaan agar anak tersebut tumbuh menjadi pribadi yang baik menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh serta mengamalkan ilmunya untuk kebaikan orang sekitar.

Ia juga mendoakan agar sang anak diberi umur panjang dan kelak menjadi cahaya penerang bagi umat di Iran.

Kau ingin syahid nak tumbuhlah dulu dengan baik Insya Allah engkau menjadi besar tubuhmu kuat dan hatimu lapang belajarlah sungguh-sungguh carilah ilmu yang bermanfaat dan Insya Allah jadilah cahaya bagi umat ini hiduplah hingga delapan puluh atau sembilan puluh tahun lalu setelah itu wafatlah sebagai syahid demikian nasihat Ayatollah yang hangat dan mendalam.

Sebelumnya pada Minggu pagi satu Maret dua ribu dua puluh enam televisi pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Ayatollah Ali Khamenei telah meninggal dunia akibat serangan tersebut.

Pada Sabtu malam dua puluh delapan Februari dua ribu dua puluh enam Presiden Amerika Serikat Donald Trump serta pejabat senior Israel menyatakan bahwa Khamenei tewas dalam serangan ke Teheran dini hari melalui saluran resmi dan media sosial Truth milik Trump.

Menyusul kematian tersebut pemerintah Iran menetapkan masa berkabung nasional selama empat puluh hari sebagai penghormatan terakhir.

Seorang pejabat Iran pada Minggu mengumumkan pembentukan dewan kepemimpinan untuk mengambil alih tugas-tugas Pemimpin Tertinggi hingga pengganti resmi ditetapkan.

Berdasarkan konstitusi akan dibentuk dewan kepemimpinan untuk menjalankan tanggung jawab Pemimpin Tertinggi sampai seorang pengganti terpilih ujar Sekretaris Supreme National Security Council Ali Larijani dalam pernyataan yang dikutip berbagai sumber pada Minggu satu Maret dua ribu dua puluh enam.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran merupakan lembaga beranggotakan pejabat senior negara yang bertugas merumuskan kebijakan penting termasuk di bidang pertahanan dan hubungan luar negeri.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved