Repelita Jakarta - Politikus PDIP Mohamad Guntur Romli menilai serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada hari ini menjadi saat yang tepat bagi Indonesia untuk keluar atau setidaknya menangguhkan keanggotaannya di Board of Peace yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Menurutnya Trump sebagai inisiator perang telah memicu konflik besar di Timur Tengah sehingga lembaga tersebut kehilangan makna damai.
Lewat unggahan di akun X pribadinya Guntur Romli menulis sudah waktunya Indonesia keluar dari BoP atau paling tidak menyatakan menangguhkan keanggotaannya Ketua BoP Trump memulai perang memulai agresi mengobar konflik di Timur Tengah ini bukan Board of Peace tapi Board of War.
Ia menegaskan bahwa dampak perang ini tidak terbatas pada Iran Israel atau Amerika Serikat melainkan meluas ke berbagai negara di kawasan Timur Tengah.
Guntur Romli menyebut Board of Peace seharusnya diubah nama menjadi Board of War karena pemimpinnya Donald Trump yang memulai agresi militer.
Ia menambahkan dampaknya tidak hanya Israel Vs Iran tapi negara-negara Timur Tengah Uni Emirat Arab Qatar Bahrain Arab Saudi Kuwait Yordania Suriah Iraq.
Serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran terjadi pada hari ini sementara negosiasi terkait program nuklir Iran sedang berlangsung dengan mediasi dari Oman.
Kondisi ini semakin memperburuk ketegangan regional dan menimbulkan kekhawatiran akan eskalasi lebih lanjut di kawasan.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

