Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

[VIRAL] Keracunan Massal Menu MBG Terulang di Tulang Bawang, 33 Warga Termasuk Balita dan Lansia Jadi Korban Diduga akibat Telur Asin

 

Repelita Tulang Bawang - Sebanyak 33 warga Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung mengalami keracunan usai mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis yang dibagikan pada Selasa tanggal 24 Februari 2026.

Para korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Menggala dengan keluhan utama mual pusing serta muntah-muntah hebat.

Hingga Rabu siang tanggal 25 Februari 2026 kondisi mereka masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Tulang Bawang Fatoni menyatakan korban terdiri dari berbagai kelompok usia meliputi 14 anak-anak lima balita satu lansia serta 13 orang dewasa.

Gejala keracunan muncul setelah mereka membawa pulang dan menyantap menu MBG yang diterima pada hari tersebut.

Fatoni menegaskan kondisi seluruh korban kini mulai membaik berkat penanganan medis yang cepat dan tepat.

Bupati Tulang Bawang Qodrotul Ikhwan secara langsung menjenguk para korban di rumah sakit untuk memberikan dukungan moril serta memantau perkembangan kesehatan mereka.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Bandar Lampung Fitra Alfarisi memaparkan hasil penelusuran awal atas kasus keracunan massal tersebut.

Menu yang dibagikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Menggala Tengah pada Selasa siang terdiri dari telur asin roti wafer serta jeruk.

Telur asin yang diduga menjadi pemicu keracunan diperoleh dari pemasok dalam kondisi siap santap dan langsung didistribusikan kepada penerima manfaat.

Sampel telur asin telah diperiksa oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan Tulang Bawang meskipun hasil laboratorium belum keluar hingga kini.

Fitra menegaskan SPPG Menggala Tengah berkomitmen menanggung seluruh biaya pengobatan bagi warga yang terdampak keracunan akibat menu tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian serius karena menyangkut program prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan gizi masyarakat khususnya anak-anak dan kelompok rentan.

Pihak berwenang terus melakukan investigasi mendalam untuk menentukan penyebab pasti serta mencegah kejadian serupa di masa mendatang.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved