
Repelita Palm Beach - Seorang pria bersenjata tewas ditembak setelah menerobos perimeter keamanan di kediaman pribadi Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Mar-a-Lago.
Insiden terjadi pada dini hari Minggu dua puluh dua Februari dua ribu dua puluh enam ketika pria tersebut mendekati gerbang utama kompleks sambil membawa senjata api jenis shotgun serta sebuah jeriken berisi bahan bakar.
Layanan Rahasia Amerika Serikat atau Secret Service langsung menghadang pelaku dan memerintahkan agar ia menjatuhkan barang yang dibawanya.
Satu-satunya kata yang kami ucapkan kepadanya adalah jatuhkan barang-barang itu kata Sheriff Palm Beach County Ric Bradshaw kepada wartawan.
Namun pria tersebut justru meletakkan jeriken bahan bakar lalu mengangkat pistol ke posisi siap menembak.
Seorang deputi bersama dua agen Secret Service kemudian melepaskan tembakan ke arah pelaku hingga tewas di tempat kejadian.
Seluruh petugas yang terlibat dilaporkan selamat tanpa mengalami luka apa pun.
Pada saat kejadian Presiden Donald Trump tidak berada di lokasi melainkan sedang berada di Washington.
Pria bersenjata itu diperkirakan berusia sekitar dua puluh tahun berdasarkan informasi awal dari pihak berwenang.
Kediaman Mar-a-Lago sering digunakan Presiden Trump untuk menghabiskan akhir pekan sehingga memiliki pengamanan ketat dari Secret Service dan aparat setempat.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

