Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

IRGC Latihan Militer Besar di Selatan Iran: Siap Beri Pelajaran Tak Terlupakan Jika Diserang

 

Repelita Teheran - Pasukan Darat Korps Garda Revolusi Islam melakukan latihan militer skala besar di wilayah selatan Iran untuk menguji teknologi mutakhir serta kemampuan tembak berlapis guna memperkuat pertahanan sepanjang garis pantai selatan negara tersebut.

Manuver gabungan itu melibatkan seluruh provinsi selatan serta pulau-pulau di Teluk dengan Pangkalan Madinah Munawwarah IRGC memegang peran utama dalam operasi.

Latihan menampilkan tembakan langsung terkontrol yang disesuaikan dengan spesifikasi dan jangkauan sistem senjata baru serta mengintegrasikan taktik lintas lapisan dengan teknologi modern untuk meningkatkan daya tempur.

Para komandan menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan memperkuat kesiapan pertahanan dan melindungi jalur maritim strategis di selatan Iran.

Menteri Pertahanan Iran Aziz Nasirzadeh pada Selasa menyatakan bahwa Teheran tidak menginginkan perang namun siap memberikan respons tegas dan pelajaran berat jika agresi dipaksakan oleh pihak luar.

Ia menekankan komitmen menjaga kedaulatan negara-negara kawasan serta menolak segala bentuk campur tangan asing dalam urusan regional.

Pernyataan itu disampaikan di tengah penguatan kehadiran militer Amerika Serikat di Asia Barat serta peringatan potensi agresi jika negosiasi dengan Teheran tidak berhasil.

Putaran kedua pembicaraan tidak langsung AS-Iran berlangsung pekan lalu di Jenewa dengan mediasi Oman dan suasana digambarkan positif sementara putaran ketiga direncanakan bulan depan.

Juru Bicara Pemerintah Iran Fatemeh Mohajerani menegaskan preferensi Teheran terhadap jalur diplomasi daripada konflik sambil menjalankan negosiasi secara serius.

Ia menambahkan bahwa angkatan bersenjata Iran terus memantau setiap ancaman dan tetap siaga penuh menghadapi berbagai skenario.

Latihan angkatan laut bersama Rusia di Teluk Oman dan Samudra Hindia utara baru-baru ini semakin menunjukkan penguatan koordinasi militer antara kedua negara.

Mohajerani juga menyerukan persatuan nasional serta dialog rasional dengan mahasiswa tanpa melanggar garis merah demi menghadapi upaya musuh memecah belah bangsa.

Ia menekankan bahwa musuh berupaya menimbulkan ilusi perpecahan sehingga diperlukan kohesi dan solidaritas lebih kuat di dalam negeri.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved