Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Beda dari Tasya Kamila, Alyssa Soebandono: 'Aku Nggak Terima Beasiswa LPDP'

 Alyssa Soebandono tegas: ‘Saya bukan penerima beasiswa LPDP, S1 pakai biaya sendiri, S2 baru dapat beasiswa LSPR.’ Klarifikasi penting! (Instagram/@ichasoebandono @tibraoverseas)

Repelita Jakarta - Artis Alyssa Soebandono secara tegas membantah kabar yang menyebut dirinya pernah menerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan.

Ia menjelaskan bahwa pemberitaan tersebut tidak benar dan dirinya sama sekali tidak pernah mendaftar program beasiswa tersebut.

Faktanya saya bukanlah penerima beasiswa LPDP dan tidak pernah mendaftarkan diri tulis Alyssa melalui unggahan di akun Tibra Overseas pada Rabu dua puluh lima Februari dua ribu dua puluh enam.

Alyssa menegaskan bahwa pendidikan sarjana S1 yang dijalaninya di Monash University ditanggung sepenuhnya dengan biaya pribadi tanpa bantuan dana pemerintah.

Saya menempuh S1 di Monash University biaya sendiri dan S2 mendapatkan beasiswa di London School of Public Relations lanjutnya untuk memperjelas riwayat pendidikannya.

Ia berharap klarifikasi ini mampu meluruskan informasi keliru yang telah beredar luas di kalangan masyarakat.

Klarifikasi dari Alyssa muncul di tengah sorotan tajam terhadap para penerima beasiswa LPDP yang kembali ramai setelah kasus viral Dwi Sasetyaningtyas dan suaminya Arya Pamungkas Iwantoro.

Dalam video yang beredar Dwi dinilai merendahkan Indonesia melalui pernyataan mengenai kewarganegaraan anaknya yang memicu perdebatan luas soal tanggung jawab alumni beasiswa negara.

Beberapa figur publik juga tercatat sebagai penerima LPDP termasuk Tasya Kamila yang kemudian memberikan penjelasan terkait kontribusinya pasca menyelesaikan studi.

Tasya menyatakan bahwa dirinya memahami hak masyarakat untuk mempertanyakan hasil investasi dana pajak melalui program beasiswa tersebut.

Buatku kalian berhak bertanya soal ini sebagai sesama rakyat yang membayar pajak aku sangat mengerti bahwa teman-teman mau investasi kita menghasilkan output yang baik buat bangsa tulisnya pada Selasa dua puluh empat Februari dua ribu dua puluh enam.

Ia menjelaskan telah menyelesaikan gelar S2 di bidang Public Administration in Energy and Environmental Policy dari Columbia University dan menjalani masa bakti LPDP selama periode dua ribu delapan belas hingga dua ribu dua puluh tiga.

Tasya aktif berkontribusi melalui berbagai cara termasuk gerakan akar rumput untuk keberlanjutan lingkungan lewat yayasan Green Movement Indonesia.

Ia juga memanfaatkan peran sebagai influencer untuk menggerakkan semangat masyarakat hingga isu tertentu dapat menjadi kebijakan publik.

Menurutnya status sebagai ibu rumah tangga tidak menghalangi upaya kontribusi nyata bagi bangsa terutama melalui platform digital yang menjangkau audiens luas.

Tasya tetap kembali dan menetap di Indonesia setelah menyelesaikan studi meskipun mengalami cobaan berat seperti kehilangan ayah saat masa ujian berlangsung.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved