
Repelita Jakarta - Pemerintah Afghanistan menyatakan keinginan kuat untuk menyelesaikan ketegangan dengan Pakistan melalui jalur dialog dan perdamaian di tengah bentrokan terbaru di wilayah perbatasan kedua negara.
Juru bicara pemerintah Afghanistan Zabihullah Mujahid menegaskan komitmen tersebut dalam konferensi pers yang digelar di Kandahar pada Jumat 27 Februari 2026.
Menurutnya pihak Kabul telah berulang kali menawarkan solusi damai namun Pakistan belum menunjukkan itikad serius untuk menyelesaikan masalah melalui perundingan.
Mujahid menolak tuduhan dari Islamabad yang menyatakan bahwa Taliban Pakistan memanfaatkan wilayah Afghanistan sebagai basis untuk melancarkan serangan di dalam negeri Pakistan.
Ia menegaskan bahwa Kabul tetap teguh pada komitmen tidak membiarkan individu maupun kelompok mana pun menggunakan tanah Afghanistan untuk menyerang negara lain.
Mujahid menyebut konflik internal di Pakistan sepenuhnya merupakan urusan domestik negara tersebut dan bukan hal baru yang muncul belakangan ini.
Kebijakan luar negeri Afghanistan menurutnya berpijak pada prinsip saling menghormati sehingga pihaknya tidak ingin mengambil langkah bermusuhan atau merugikan pihak mana pun.
Mujahid mengungkapkan bahwa pesawat Pakistan masih terbang di atas wilayah udara Afghanistan beberapa jam setelah serangan udara yang dilakukan Islamabad di Kabul Kandahar serta beberapa kota lainnya.
Ia menyatakan bahwa serangan tersebut menewaskan tiga belas tentara Afghanistan dan melukai dua puluh dua lainnya sementara tiga belas warga sipil juga mengalami luka-luka.
Mujahid mengklaim bahwa pasukan Afghanistan berhasil menewaskan lima puluh lima tentara Pakistan serta melukai banyak lainnya dengan sembilan belas pos militer Pakistan hancur.
Ia menambahkan bahwa pihak Afghanistan telah menguasai dua puluh tiga jenazah tentara Pakistan dan beberapa orang ditangkap yang jumlah pastinya akan diumumkan kemudian.
Secara keseluruhan setidaknya dua puluh sembilan orang tewas dalam bentrokan perbatasan termasuk empat warga sipil dua belas tentara Pakistan serta tiga belas tentara Afghanistan.
Kabul pada hari Kamis mengumumkan telah melakukan serangan balasan di wilayah perbatasan sebagai respons atas serangan udara Pakistan pada hari Minggu yang menewaskan banyak orang di dalam Afghanistan.
Pakistan kemudian membalas dengan tembakan intensif serta serangan udara baru di provinsi Kabul Kandahar dan Paktia pada Jumat pagi.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

