Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Presiden Prabowo Tegaskan Tidak Ada Status Bencana Nasional Meski Aceh, Sumut, dan Sumbar Terimbas Musibah

 

Repelita Aceh Tamiang - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan penjelasan mengenai keputusan pemerintah untuk tidak menetapkan status bencana nasional terhadap serangkaian musibah yang melanda Aceh, Sumatera Utara, serta Sumatera Barat.

Keputusan tersebut didasarkan pada pertimbangan bahwa dampak bencana masih terbatas pada tiga provinsi saja, sementara Indonesia memiliki total 38 provinsi yang sebagian besar tidak terdampak.

Prabowo menyampaikan hal tersebut saat melakukan kunjungan langsung ke wilayah terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang pada Kamis, 1 Januari 2026.

Ia menekankan bahwa penetapan status bencana nasional harus mempertimbangkan luasnya cakupan wilayah yang terkena musibah.

Menurut Prabowo, selama bencana belum melanda seluruh tanah air, status tersebut belum diperlukan.

Pemerintah menilai bahwa kapasitas negara saat ini masih cukup untuk menangani seluruh dampak di ketiga provinsi tersebut secara optimal.

"Jadi kalau sementara kita tiga provinsi ini kita sebagai bangsa, sebagai negara kita mampu menghadapi ya kita tidak perlu menyatakan bencana nasional," ungkap Prabowo dengan tegas.

Meskipun demikian, Prabowo menegaskan bahwa keputusan itu sama sekali tidak mencerminkan sikap meremehkan kondisi yang dialami warga di daerah terdampak.

"Tetapi tidak berarti kita tidak memandang ini sebagai hal yang sangat serius," katanya.

Keseriusan pemerintah dibuktikan melalui penugasan langsung para menteri Kabinet Merah Putih ke berbagai lokasi bencana.

Banyak anggota kabinet yang dikerahkan ke lapangan untuk memastikan proses penanganan berlangsung efektif dan cepat.

Prabowo menyebut bahwa pada hari kunjungannya, sejumlah menteri telah berada di berbagai titik terdampak.

Beberapa menteri ditugaskan di Aceh Utara, sementara belasan lainnya tersebar di berbagai kabupaten di Aceh.

Menteri-menteri lain juga sedang bertugas di wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Barat untuk mengawasi langsung penanganan darurat.

Prabowo menjelaskan bahwa pembagian tugas ini diperlukan karena perhatian pemerintah harus merata terhadap seluruh persoalan yang ada di berbagai daerah.

Ia memastikan bahwa pemerintah akan mengerahkan segala upaya maksimal untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang menjadi korban bencana.

"Jadi saudara-saudara kita memandang sangat serius dan kita akan habis-habisan untuk membantu ya," tutup Prabowo.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved