Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Jika Yakin Ijazah Asli, Heru Subagia Dorong Jokowi Tolak Restorative Justice dan Jangan Cabut Status Tersangka Eggy Cs hingga Tuntas

Mungkin gambar kukang dan teks yang menyatakan 'G No. No._1120 1120 UNIVERSITAS FAKULTA IJA MADA AN ULUS EHUTANAN JADITERSANGKA IJAZAH JOKOWI, EGGY SUDJANA DAN DAMAI LUBIS MINTA BEBAS LEWAT RESTORATIVE JUSTICE'

Repelita Cirebon - Ketua Kagama Cirebon Raya Heru Subagia kembali angkat bicara terkait polemik pertemuan Eggi Sudjana serta Damai Hari Lubis dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Solo.

Heru Subagia menyoroti sejumlah perkembangan terbaru khususnya klarifikasi langsung yang disampaikan Joko Widodo.

Ia mengaku terus memantau dinamika yang berkembang hingga malam hari.

Heru Subagia menegaskan bahwa Joko Widodo secara terbuka telah menyampaikan tidak ada pertemuan yang bersifat khusus atau spesifik dengan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis.

Ia mencatat bahwa Jokowi menyatakan tidak ada sebuah pertemuan yang sifatnya spesifik.

Heru Subagia menyatakan bahwa Joko Widodo juga menegaskan komitmennya untuk tetap melanjutkan proses hukum yang sedang berjalan serta menepis anggapan adanya upaya restorative justice dalam kasus tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa Jokowi tetap akan mempunyai komitmen melanjutkan proses hukum yang sudah berjalan dan tidak ada hubungan dengan upaya-upaya restoratif justice yang saat ini sedang bergulir dan panas didebatkan.

Heru Subagia juga menyinggung isu yang berkembang di publik terkait dugaan adanya kesepakatan tersembunyi dengan imbalan tertentu.

Ia menyebutkan bahkan diyakini para pihak melakukan deal-deal khusus dengan syarat-syarat yang cukup menggiurkan imbalan dan proyeksi-proyeksinya.

Heru Subagia mengaku dalam beberapa hari terakhir secara intens menyampaikan pesan kepada berbagai pihak terkait agar tetap konsisten mengawal proses hukum yang sedang berlangsung.

Ia menyatakan bahwa dalam beberapa hari ini secara maraton juga menyampaikan pesan bahwa tidak bosan dan tidak takut sama sekali mengatakan baik ke Pak Jokowi lewat Kompol Syarif ke teman-teman secara langsung ke Mas Roy Suryo kemudian Bung Rizal Fadillah yang pada saat ini tentunya sangat kecewa.

Heru Subagia menuturkan bahwa kekecewaan tersebut muncul karena adanya pemecatan terhadap sejumlah pihak dari Tim Pembela Ulama dan Aktivis.

Ia menekankan bahwa kecewa karena sudah dipecat oleh Eggi Sudjana dan rekan-rekannya dari TPUA dan yang perlu saya garis bawahi bahwa dalam posisi ini saya berstatement sangat keras dan tegas dan mendorong konsistensi upaya-upaya hukum yang saat ini sedang berproses terus berproses.

Heru Subagia menolak segala upaya yang dinilai berpotensi menghentikan atau menggagalkan proses hukum.

Ia menyatakan para pihak yang mencoba menggagalkan menenggelamkan bahkan menyudahi berusaha menyudahi proses-proses hukum yang sudah masuk dalam ranah menurut saya detik-detik terakhir.

Heru Subagia secara terbuka menyarankan Joko Widodo untuk menolak opsi restorative justice maupun perdamaian dalam kasus tersebut.

Ia menyatakan bahwa saya bahkan berani menyarankan kepada Pak Jokowi untuk menolak upaya-upaya restoratif justice atau upaya-upaya perdamaian.

Heru Subagia juga meminta Joko Widodo tidak mencabut status tersangka Eggi Sudjana dan pihak-pihak lain yang terlibat.

Ia menambahkan bahkan juga upaya Pak Jokowi untuk memaafkan bahkan mencabut ya statusnya Eggi Sudjana dan teman-temannya ya sebagai tersangka.

Heru Subagia menegaskan bahwa sebagai pelapor Joko Widodo seharusnya tetap menghormati proses hukum hingga tuntas.

Ia mendorong ke Pak Jokowi dengan tegas bahwa jika Pak Jokowi mengeksekusi wilayah yang notabene Pak Jokowi sebagai pelapor dan Eggi Sudjana sebagai ya pihak yang dilaporkan dan sudah mendekati proses hukum yang lebih rumit dan lebih argumentatif ini.

Heru Subagia menilai mencampuri proses hukum justru akan menimbulkan kontradiksi dengan pernyataan Jokowi sebelumnya.

Ia menyatakan tentunya Pak Jokowi bisa katakan yang tidak menghormati upaya hukum itu sendiri dan sangat kontradiktif ketika saya bertemu dengan Pak Jokowi di Solo yang mengatakan bahwa para pihak yang sudah menghina sehinah-hinanya.

Heru Subagia menegaskan bahwa jalur pengadilan adalah jalan terbaik untuk menyelesaikan perkara ini.

Ia menyatakan jalan terbaiknya harus dilakukan di pengadilan dalam ini proses hukum dan ini menjadi portfolio saya secara langsung saya sampaikan ke Kompol Syarif agar Pak Jokowi tidak mencabut atau bahkan mencampuri atau bahkan memberikan impunity atau pengampunan terhadap Eggi Sudjana dan teman-temannya ya.

Heru Subagia justru menilai proses persidangan akan menjadi momentum bagi Jokowi untuk membuktikan keaslian ijazah yang dipersoalkan.

Ia menyatakan saya justru mendorong kepada Pak Jokowi bahwa proses hukum harus seadil-adilnya harus berproses dan meyakini jika seandainya Pak Jokowi seyakin-yakinnya ijazahnya asli.

Heru Subagia menyebut pembuktian di pengadilan akan memberikan legitimasi kuat dan dukungan publik yang luas.

Ia menambahkan ini adalah kesempatan yang sangat baik dan tentunya akan mendapatkan support luar biasa dari masyarakat umum ketika proses pembuktian di pengadilan nanti ya yang akan diputuskan oleh pengadilan juga bahwa Pak Jokowi akan menang dengan segala argumentasi dan bukti-buktinya.

Heru Subagia menegaskan bahwa pihak-pihak yang dilaporkan harus siap menerima konsekuensi hukum.

Ia menyatakan sehingga Eggi Sudjana dan teman-teman dan bahkan juga Roy Suryo CS berhak untuk mendapatan ya hukuman sesuai dengan aturan yang berlaku.

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved