Repelita Beijing - Pemerintah China melalui Administrasi Negara untuk Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Industri Pertahanan Nasional secara resmi mengonfirmasi kemenangan tempur pertama jet tempur Chengdu J-10CE varian ekspor pada 12 Januari 2026
SASTIND menyatakan bahwa pesawat tempur generasi empat koma lima produksi Chengdu Aircraft Industry Group berhasil menembak jatuh beberapa pesawat musuh dalam pertempuran udara nyata tanpa mengalami kerugian sama sekali
Pengumuman tersebut menekankan bahwa operasi tersebut merupakan hasil tempur pertama yang dikonfirmasi untuk J-10CE di luar negeri
Pertempuran terjadi pada pertengahan Mei 2025 selama operasi luar negeri yang melibatkan varian ekspor jet tempur tersebut
Menurut pernyataan resmi J-10CE menembak jatuh beberapa pesawat musuh dalam kondisi pertempuran nyata tanpa mengalami kerugian sehingga menjadi tonggak sejarah bagi program jet tempur ekspor China
J-10CE merupakan pesawat tempur multiperan bermesin tunggal segala cuaca yang dikembangkan sepenuhnya di dalam negeri oleh China
SASTIND juga menyampaikan bahwa sektor penerbangan China mengalami perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir sehingga memperkuat posisinya baik di pasar ekspor sipil maupun militer
Jet tempur tersebut menjadi bagian dari jajaran pesawat buatan China yang semakin banyak mendapat pesanan baik di pasar domestik maupun internasional
Keberhasilan J-10CE di medan tempur luar negeri menunjukkan bahwa teknologi penerbangan China telah terbukti praktis andal serta kompetitif secara global
Konfirmasi dari SASTIND memberikan pengakuan publik pertama dari Beijing bahwa model ekspor tersebut telah digunakan dalam pertempuran nyata dan mencapai hasil positif
Sebelumnya informasi tentang keterlibatan pesawat tersebut hanya terbatas pada pernyataan pemerintah Pakistan serta liputan media lokal
Pakistan telah menyatakan bahwa pesawat J-10C buatan China berperan penting dalam menangkis serangan udara India selama eskalasi konflik pada Mei 2025
Menurut pejabat Pakistan pesawat tersebut berhasil menembak jatuh sejumlah jet India termasuk Rafale buatan Prancis sebagai respons terhadap gelombang serangan dari pihak India
Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar memberi tahu anggota parlemen bahwa pesawat J-10C digunakan dalam operasi tersebut dan China telah diberi pengarahan sejak awal
Bagi industri pertahanan China rekam jejak tempur pesawat ekspor ini semakin memperkuat posisinya di pasar global
Keberhasilan tersebut mencerminkan kemajuan signifikan dalam kemampuan manufaktur kedirgantaraan China pada era modern
J-10CE menjadi bagian dari upaya China untuk memperluas ekspor pertahanan di saat banyak negara mencari alternatif selain pesawat tempur dari Barat
Indonesia melalui Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin juga menyatakan niat untuk mengakuisisi jet tempur J-10 dari China(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

