
Repelita Jakarta - Polemik seputar keaslian ijazah mantan Presiden Joko Widodo kembali mencuat dengan temuan baru mengenai foto yang terpasang pada dokumen tersebut.
Beberapa keanehan pada gambar foto terus menjadi bahan pertanyaan di kalangan masyarakat.
Aktivis media sosial Lukman Simanjuntak turut menyuarakan keraguan melalui unggahan di akun X pribadinya.
Ia membagikan salinan foto ijazah yang selama ini menjadi pusat perdebatan.
Fokus utama Lukman tertuju pada kualitas pengambilan gambar yang dianggap tidak standar untuk sebuah dokumen resmi.
Hasil foto menunjukkan pencahayaan tidak seimbang sehingga sebagian wajah terlihat lebih gelap.
“Kok bisa fotografer di masa itu tidak menggunakan lampu yang proper, sehingga hasilnya jadi gelap sebelah ?,” tulisnya dalam postingan yang dikutip pada Senin (29/12/2025).
Lukman Simanjuntak juga mempersoalkan sikap pihak Universitas Gadjah Mada sebagai institusi penerbit ijazah.
Menurutnya, seharusnya ada standar minimal kualitas foto yang diterima untuk ditempel pada ijazah sarjana.
Apalagi, foto tersebut menampilkan subjek yang mengenakan kacamata, padahal aturan umum mengharuskan foto tanpa penutup wajah semacam itu.
“Lalu admin UGM tidak mempermasalahkan kualitas foto seperti ini ditempel di ijazah (mana pakai kacamata pula) ,” ungkapnya.
Kejanggalan-kejanggalan ini semakin menambah daftar pertanyaan yang belum terjawab dalam isu yang telah berlarut-larut.
Meskipun perkara telah memasuki tahap hukum, aspek teknis seperti foto ijazah tetap menjadi sorotan publik.
Editor: 91224 R-ID Elok

