Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

RS Bhayangkara Makassar Minta Maaf Usai Foto Visum Selebgram NR Bocor ke Publik

Repelita Makassar - Disomasi karena foto visum selebgram berinisial NR bocor ke publik, pihak Rumah Sakit Bhayangkara Makassar menyampaikan permohonan maaf pada Kamis 28 Agustus 2025.

Kasubbid Yanmed Dokpol Polda Sulsel AKBP dr. R. Joko Maharto mengatakan pihaknya sangat menyesali peristiwa kebocoran tersebut.

"RS Bhayangkara Makassar meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat dugaan kebocoran hasil visum eventrum," kata Joko kepada awak media.

Sebagai bukti keseriusan dalam menangani perkara ini, pihak rumah sakit telah melaporkan kebocoran foto visum NR ke SPKT Unit Siber Ditreskrimsus dan Bid Propam Polda Sulsel.

"RS Bhayangkara Makassar sekarang melakukan investigasi internal. Ini pihak serius dalam menyelesaikan kasus ini, dan kami harap semua pihak menghormati penyelidikan yang sedang berlangsung," ujarnya.

Sebelumnya keluarga selebgram NR telah melayangkan somasi kepada Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Somasi tersebut disampaikan karena adanya dugaan kelalaian rumah sakit dalam menjaga kerahasiaan hasil visum NR yang justru bocor hingga tersebar di media sosial.

Kuasa hukum keluarga NR, Herman Nompo, menegaskan bahwa penyebaran foto hasil visum yang bersifat pribadi telah melukai keluarga kliennya.

Ia menyebut dokumen tersebut memuat gambar bagian tubuh sensitif NR yang seharusnya tidak boleh dipublikasikan.

"Kami memberikan somasi kepada pihak Rumah Sakit Bhayangkara terkait bukti penyebaran hasil foto pada saat visum, yang notabene adalah rahasia yang tidak boleh dibocorkan,” ujar Herman.

Herman menduga ada oknum yang sengaja menyebarkan foto-foto tersebut.

Hal ini terjadi di tengah proses hukum dugaan penyerobotan yang sedang menimpa NR.

“Pihak keluarga merasa heran, karena sesuatu hal yang bersifat rahasia itu bisa bocor. Pihak keluarga mendapat japri dari akun-akun bahwa itu tersebar. Jadi pihak keluarga sangat menyayangkan itu,” katanya.

Menurut Herman, keluarga meminta pihak rumah sakit melakukan investigasi internal dan memberikan sanksi kepada oknum yang terbukti lalai.

"Karena hasil foto-foto visum itu tidak bisa beredar. Pihak kepolisian saja terkait penyelidikan, itu cuma hasil visum secara tertulis,” tegasnya.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved