
Repelita Jakarta – Kawasan Mangga Dua di Jakarta Utara kini dikenal sebagai pusat perbelanjaan terbesar di Asia Tenggara. Namun, sedikit yang mengetahui bahwa nama "Mangga Dua" memiliki sejarah panjang yang bermula pada abad ke-18.
Menurut Zaenuddin HM dalam bukunya 212 Asal-Usul Djakarta Tempo Doeloe, daerah ini awalnya merupakan permukiman kaum ningrat Jawa Tengah yang memiliki hubungan dengan VOC dan pemerintah Hindia Belanda. Nama "Mangga Dua" diberikan karena dahulu terdapat dua pohon mangga besar yang lebat buahnya di kawasan tersebut.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, juga pernah menjelaskan bahwa nama Mangga Dua berasal dari dua pohon mangga besar yang berada di depan Masjid Nurul Abrar, yang dikenal sebagai Masjid Mangga Dua. Pohon-pohon tersebut menjadi penanda awal penamaan kawasan ini.
Seiring berjalannya waktu, Mangga Dua berkembang menjadi kawasan perdagangan yang ramai. Kini, kawasan ini menjadi destinasi belanja utama bagi wisatawan lokal dan mancanegara, dengan berbagai pusat perbelanjaan seperti Mangga Dua Square, WTC Mangga Dua, dan ITC Mangga Dua.
Perubahan fungsi kawasan ini dari permukiman menjadi pusat perdagangan menunjukkan dinamika perkembangan kota Jakarta yang terus berkembang seiring waktu.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

