Repelita Jakarta - Dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun, kembali membuat gebrakan dengan melaporkan Kaesang Pangarep ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kali ini, laporan tersebut terkait dengan gaya hidup mewah yang ditunjukkan oleh putra Presiden Joko Widodo itu.
Ubedilah menyoroti ketidakwajaran dalam perkembangan kekayaan Kaesang yang terbilang pesat. Ia mempertanyakan asal-usul kekayaan Kaesang yang dapat dilihat dari gaya hidupnya yang sangat mewah.
"Pantas saja anak-anak Mulyono bisa menjadi orang kaya baru hanya dengan jualan martabak dan pisang, tapi bisa punya harta miliaran bahkan membeli saham puluhan miliar," ungkapnya, merujuk pada gaya hidup mewah yang dimiliki oleh anak-anak Presiden Jokowi.
Seiring dengan laporan ini, netizen pun turut berkomentar dan menunjukkan berbagai reaksi. Akun Twitter @Mata_Netizen62 menulis, "Pantasan Anak-anak Mulyono Bisa Jadi OKB Hanya Dengan Jualan Martabak Jualan Pisang Dan Bangkrut, Tapi Bisa Punya Harta Miliaran Bahkan Beli Saham Puluhan Miliar."
Tanggapan serupa juga muncul di berbagai media sosial, menyusul laporan sebelumnya yang disampaikan oleh Ubedilah. Laporan tersebut menyoroti dugaan penyalahgunaan kekayaan dan perolehan harta yang diduga tidak sesuai dengan sumber pendapatan yang terbuka. Publik juga ramai membahas mengenai nama Gibran Rakabuming Raka yang turut disebut-sebut dalam investigasi tersebut.
Sebelumnya, laporan terhadap Kaesang dan Gibran di KPK sempat diarsipkan, yang menimbulkan kecaman dari berbagai pihak. Ubedilah berharap KPK akan kembali membuka penyelidikan terkait hal ini dan memberikan kejelasan kepada publik mengenai kekayaan yang terus berkembang pesat tersebut.
Komentar masyarakat pun terus mengalir, dengan beberapa di antaranya mendesak agar tindakan tegas segera diambil terkait dugaan yang ada.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

