
Repelita Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) diperkirakan akan segera kedatangan banyak tokoh baru.
Hal ini diungkapkan langsung oleh mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan arahan strategis di Rakernas PSI, Sabtu 31 Januari 2026.
Ia menyebutkan bahwa partai berlambang gajah ini akan semakin menarik bagi tokoh-tokoh dari tingkat nasional hingga daerah.
"Banyak yang bergabung.
Dan akan banyak lagi akan bergabung.
Yang akan bergabung baik itu tokoh nasional, provinsi, kabupaten dan kota akan lebih banyak lagi," ujar Jokowi.
Namun, di balik kabar gembira tersebut, Jokowi menyelipkan peringatan keras.
Ia mengingatkan bahwa semakin besar sebuah organisasi, semakin kuat pula tantangan yang akan dihadapi.
Menurutnya, keberagaman anggota baru akan membawa serta perbedaan pandangan, keinginan, hingga kepentingan yang berpotensi menimbulkan konflik.
"Hati-hati, akan makin banyak perbedaan.
Perbedaan selera, keinginan, kepentingan, dan lainnya akan makin banyak," tuturnya mengingatkan internal partai untuk tetap waspada.
Untuk membentengi PSI dari potensi perpecahan, Jokowi menekankan tiga pilar utama bagi para kader, yaitu:
Visi Tunggal: membangun toleransi dan keselarasan visi di tengah keberagaman.
Soliditas Internal: Menjaga kerukunan dan persatuan sebagai satu kekuatan utuh.
Strategi Dua Alam: Memperkuat dominasi di media sosial (daring) sekaligus memperkokoh jaringan luring (offline) hingga ke pelosok desa.
"Perkuat jaringan luring, jaringan offline dari kota sampai desa semuanya harus kita perkuat," tegas Jokowi menutup arahannya.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

