Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Hendri Satrio: Megawati Kunci Soliditas dan Dongkrak Elektoral PDI Perjuangan di 2029 Meski Hadapi Prabowo

 

Repelita Jakarta - PDI Perjuangan diprediksi akan mengusung Megawati Soekarnoputri sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2029 dengan alasan strategis yang kuat untuk menjaga soliditas internal partai.

Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai pencalonan Megawati bukan hanya menguntungkan secara elektoral tetapi juga berperan penting dalam menjaga kesatuan internal partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

Hendri Satrio yang juga pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI mengatakan bahwa mengusung Megawati sama sekali tidak merugikan PDI Perjuangan melainkan memberikan keuntungan besar bagi partai.

Salah satu keuntungan utama adalah kemampuan Megawati dalam mempertahankan kohesi dan soliditas partai yang selama ini menjadi modal penting bagi PDI Perjuangan.

"Kalau figur lain seperti Mas Pram, Mbak Puan, atau Mas Ganjar yang dimajukan, selain memunculkan berbagai intrik di internal PDI Perjuangan karena potensi menggantikan Ibu Megawati sebagai Ketua Umum, soliditas partai belum tentu sekuat ketika Megawati sendiri yang maju," jelasnya.

Lebih lanjut Hendri menyoroti pentingnya efek ekor jas (coattail effect) dari pencalonan Megawati yang diyakini mampu mendongkrak performa elektoral PDI Perjuangan terutama pada pemilihan legislatif.

Ia memperingatkan risiko besar jika partai tidak mengusung Megawati yang dapat menyebabkan kekalahan telak dari Gerindra dan memutus rekor hattrick kursi DPR yang telah dipegang PDI Perjuangan sejak 1999.

"Untuk menciptakan coattail effect yang optimal bagi PDI Perjuangan, partai ini perlu mengusung Megawati. Tanpa Bu Mega, ada risiko kalah telak dari Gerindra di Pileg nanti, sehingga rekor hattrick kursi mereka bisa terputus," katanya saat berbincang dengan wartawan Jumat (20/2/2026).

"Perlu dicatat bahwa hingga kini PDI Perjuangan masih memegang rekor perolehan kursi DPR tertinggi sebesar 33 persen pada 1999, dan saya yakin angka 35 persen bukan hal mustahil bagi Gerindra. Agar perolehan kursi DPR tidak merosot tajam, maka Megawati harus dicalonkan untuk menjaga kekuatan legislatif partai," tambahnya.

Mengenai peluang kemenangan Megawati di Pilpres 2029 Hendri mengakui tantangan berat menghadapi Prabowo Subianto sebagai petahana yang sedang berkuasa.

Ia menegaskan bahwa sejak 2004 belum ada petahana yang kalah dalam pilpres di Indonesia sehingga peluang menang Megawati memang belum pasti.

"Memang jika berhadapan dengan Pak Prabowo, sulit untuk menang karena status petahana dan sejarah menunjukkan belum ada petahana yang kalah dalam pemilu presiden kita sejak 2004," katanya.

Meski demikian Hendri menegaskan kehadiran Megawati tetap penting untuk menciptakan oposisi yang kredibel sekaligus memaksimalkan manfaat elektoral bagi partai.

"Tapi ini juga berarti Prabowo akhirnya punya lawan yang sepadan, dan meskipun hubungan mereka selama ini baik, walaupun Megawati kerap terlihat sebagai oposisi, peluang menang memang belum pasti, namun coattail effect bagi PDI Perjuangan akan sangat besar," bebernya.

Hendri menilai pencalonan Megawati juga dapat menjadi jembatan transisi kepemimpinan yang mulus di PDI Perjuangan ke depan.

Ia menambahkan bahwa kemungkinan setelah periode tersebut Megawati akan pensiun sebagai Ketua Umum partai yang telah lama dipimpinnya.

"Karena mungkin setelah itu beliau berencana pensiun sebagai Ketua Umum, maka PDI Perjuangan bisa mengajukan Megawati Soekarnoputri sebagai capres di 2029, dan hal itu sama sekali tidak merugikan partai," pungkas Hendri Satrio.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved