Repelita Jakarta - Bupati Pati Sudewo menjadi sorotan utama publik setelah terkonfirmasi terjaring dalam operasi tangkap tangan yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo secara resmi membenarkan bahwa salah satu pihak yang diamankan dalam kegiatan penangkapan di wilayah Pati adalah saudara SDW.
Kabar penangkapan tersebut langsung menyebar luas dan menjadi viral di berbagai platform media sosial.
Penangkapan ini semakin menarik perhatian karena Sudewo sebelumnya pernah menuai kontroversi besar atas kebijakan yang dikeluarkannya sebagai bupati.
Pada tanggal delapan belas Mei dua ribu dua puluh lima Sudewo diketahui menaikkan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan hingga dua ratus lima puluh persen yang memicu reaksi keras dari masyarakat.
Reaksi warganet terhadap penangkapan Sudewo kali ini sangat masif hingga memenuhi kolom komentar pada akun Instagram resmi miliknya @sudewoofficial.
Unggahan terakhir yang dibagikan Sudewo berupa video rapat penanggulangan bencana banjir justru dibanjiri komentar yang membahas OTT KPK tersebut.
Mas botok tertawan dan bersyukur wong iki gak sido lengser tapi kecekel KPK ujar akun @siswoi_woi.
Wkwkwk kena OTT absolute cinema jelas akun @yuedhi_maulana.
Gok tak sogok Sudewo kena OTT perihal jual beli jabatan alias nyogok menyogok jabatan ala keri-keri tandas akun @rico16__ terkait dengan Bupati Pati Sudewo yang terjaring OTT KPK.
Gelombang komentar negatif ini mencerminkan kekecewaan publik terhadap figur pejabat yang kembali tersandung kasus korupsi.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

