Repelita Jakarta - Pegiat media sosial Jhon Sitorus menilai Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka beserta ayahnya, mantan Presiden Joko Widodo, seharusnya merasa malu atas rilis lagu baru Slank berjudul Republik Fufufafa.
Pernyataan tersebut disampaikan Jhon Sitorus melalui akun X pribadinya pada Selasa, 30 Desember 2025.
"Seharusnya Gibran dan Jokowi MALU ya sampai dikritik pakai lagu begini oleh band yg dulu mendukung mereka," tulis Jhon Sitorus.
Menurutnya, berbagai penyimpangan di lingkungan kekuasaan sudah tidak terkendali lagi.
"KORUPSI, SUAP l, JUDI, NARKOBA sampai merusak konstitusi," ungkap Jhon Sitorus.
"Sakau Berkuasa adl frasa yang tepat," imbuhnya.
Single Republik Fufufafa diciptakan oleh Bimo Setiawan Almachzumi yang lebih dikenal sebagai Bimbim dan diaransemen bersama personel Slank lainnya.
Rekaman dilakukan di Flat 5 Studio serta dirilis melalui label independen Slank Records.
Lagu ini langsung menjadi perbincangan karena liriknya yang mengandung kritik sosial tajam terhadap fenomena kecanduan kekuasaan dan berbagai bentuk penyalahgunaan lainnya.
Jhon Sitorus melihat rilisan ini sebagai bentuk kekecewaan dari kelompok yang pernah memberikan dukungan kuat kepada figur tertentu di masa lalu.
Kritik melalui medium musik dinilai sebagai cara efektif untuk menyuarakan keresahan masyarakat terhadap kondisi saat ini.(*)
Editor: 91224 R-ID Elok

