Breaking Posts

10/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

[BREAKING NEWS] Sejumlah WN China berpotensi jadi tersangka kasus tambang emas ilegal di NTB, tapi sudah kabur semua

Repelita Mataram - Beberapa warga negara China berpotensi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penambangan emas ilegal di wilayah perbukitan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda NTB Kombes Pol Fx Endriadi mengungkapkan bahwa jumlah warga negara asing asal China yang diduga terlibat lebih dari satu orang.

"Iya warga negara asing (WNA China) kita duga sebagai pelaku. Lebih dari satu, ada yang mengoperasionalkan, ada yang mendanai. Itu, sementara itu yang akan kita lakukan pemeriksaan," ungkap Endriadi di Mataram pada Senin (29/12/2025).

Pemeriksaan terhadap para warga negara China tersebut diyakini akan membuka jaringan lengkap dari aktivitas pertambangan tanpa izin itu.

"Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap orang asing (WNA China) itu, siapa lagi yang terlibat. Jadi, ada orang asing dan berikut timnya nanti," katanya.

Saat ini, para pelaku utama yang diduga berasal dari China sudah tidak berada di Indonesia dan kabur ke luar negeri.

"Jadi, kami sudah bersurat kepada Interpol untuk minta bantuan akan panggilan kepada yang diduga pelaku di luar Indonesia ini," ujar Endriadi.

Pihaknya memastikan telah mengantongi identitas lengkap para pelaku berdasarkan hasil penyidikan yang dilakukan Satreskrim Polres Lombok Barat.

"Yang pasti, kami sudah pemetaan terhadap pelaku-pelakunya, dan kasus ini juga dilakukan asistensi dan dukungan dari Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri," tegasnya.

Proses penyidikan telah melibatkan olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan warga lokal, keterangan ahli, serta penyitaan berbagai barang bukti yang menguatkan adanya aktivitas tambang ilegal.

"Sampai saat ini prosesnya adalah kami sudah melakukan gelar perkara dengan melibatkan beberapa ahli, baik ahli pidana maupun ahli dari ESDM," jelas Endriadi.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain truk pengangkut material, kamp sementara penambang, serta bahan kimia berupa merkuri dan sianida.

Sebagian besar peralatan dan bahan kimia tersebut bermerek China dan diduga sengaja didatangkan khusus ke lokasi tambang.

Temuan ini semakin memperkuat dugaan adanya keterlibatan oknum pejabat daerah dalam praktik pertambangan ilegal tersebut.

"Doakan saja agar kasus ini tetap berjalan dan kami akan berikan kepastian hukum tentunya," pungkas Endriadi.(*)

Editor: 91224 R-ID Elok


Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad

ads bottom

Copyright © 2023 - Repelita.id | All Right Reserved