Repelita Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji menegaskan bahwa kader muda Golkar wajib memahami sejarah berdirinya partai politik berlambang pohon beringin.
Pernyataan itu ia sampaikan saat memberikan materi bertajuk Sejarah, Nilai-Nilai, dan Organisasi Partai Golkar kepada peserta Executive Education Program For Young Political Leaders Angkatan 19 (YPL 19) Golkar Institute yang digelar di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta.
Dalam keterangan tertulis pada Jumat 29 Agustus 2025, Sarmuji menekankan bahwa setiap kader harus membaca geneologi partai politik serta memahami ideologi yang menjadi dasar Golkar.
Kegiatan YPL 19 ini diikuti oleh berbagai peserta dari Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD kabupaten, kota hingga provinsi. Selain itu hadir pula peserta yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Majalengka.
Di hadapan kader muda yang memiliki posisi penting di daerah masing-masing, Sarmuji mengingatkan agar mereka tidak cepat puas dengan jabatan yang sedang disandang. Ia menekankan bahwa posisi puncak tidak selamanya aman dan bisa sewaktu-waktu tergeser.
Sarmuji juga meminta kader muda untuk menghindari sifat angkuh dan sombong dalam menjalankan amanah politik. Ia menegaskan bahwa pemimpin harus rendah hati agar tetap mendapatkan kepercayaan masyarakat.
Selain itu, Sarmuji mengingatkan kembali nilai-nilai yang menjadi pedoman Golkar. Ia menyebut terdapat lima karakter penting yang harus terus dijaga yaitu responsif, terbuka, moderat, solid, serta mengakar kuat di tengah masyarakat.
Menurutnya, jika nilai-nilai ini dijalankan dengan konsisten, Golkar akan tetap relevan sebagai partai politik besar yang mampu merespons kebutuhan rakyat dan perubahan zaman. (*)
Editor: 91224 R-ID Elok